#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Lima Bulan Jelang SEA Games, Timnas Voli Indoor Tak Kunjung Latihan
18 June 2019 15:01 WIB
JAKARTA – Lima bulan jelang SEA Games XXX/2019 Filipina, 30 November-10 Desember, voli indoor terkesan jalan di tempat. Sampai saat ini, Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) belum menunjuk pelatih maupun melakukan pemanggilan terhadap pemain.

Namun, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PP PBVSI Loudry Maspaitella mengatakan, program pemusatan latihan nasional (pelatnas) voli indoor sebenarnya mengalami perkembangan signifikan. Tim putra maupun putri yang akan berlatih di Padepokan Voli, Sentul, Bogor, sudah terbentuk.

Loudry mengaku, hingga saat ini, pihanya memang belum mengumumkan skuat. Tapi, 18 nama pemain untuk masing-masing kategori, sudah dikantongi Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres). Dengan kata lain, PBVSI sebenarnya tinggal melakukan pemanggilan terhadap atlet yang bersangkutan.


Baca Juga :
- Kualifikasi Piala Dunia 2022, Daftar Pemain Timnas Thailand untuk Lawan Indonesia
- Kualifikasi Piala Dunia 2022, Daftar Pemain Timnas Malaysia untuk Lawan Indonesia

“Selain belum diumumkan (ke publik), kami juga belum menghubungi para pemain yang akan dipanggil masuk pelatnas. Namun, saya yakin mereka-mereka sudah tahu sebab susunan skuat timnas biasanya cepat bocor ke pemain,” ujar Loudry saat dihubungi TopSkor, Senin (17/6).

Lebih lanjut, mantan pevoli nasional itu menambahkan, pelatnas akan digelar awal Juli mendatang. Jadi, PBVSI baru akan merilis nama-nama pemain yang diproyeksikan ke SEA Games XXX, akhir Juni. Loudry pun berharap, pemain-pemain yang nanti dipanggil bisa langsung bergabung ke Padepokan.

Saat disinggung terkait pelatih, Binpres disebutnya telah menyelesaikan proses seleksi dan menetapkan satu nama untuk putri. Tepatnya, Mei lalu, PP PBVSI mewawancara tiga nama yang dianggap bersinar dalam Proliga 2019. Mereka adalah Risco Herlambang, Teddy Hidayat, dan Octavian.

Namun, nama tersebut tak lantas mengarsiteki timnas putri. Binpres harus lebih dulu mengajukan kepada Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo. “Agar tak memancing kontroversi, biar beliau langsung yang menetapkan. Calon pelatih yang diajukan bisa batal jika tak dapat restu Ketua Umum,” kata Loudry.

Sedangkan untuk putra, mantan toser ini pernah menuturkan jika PBVSI akan memilih pelatih asing. Tapi, Loudry mengaku pihaknya belum mendapat sosok yang pas. Apalagi, pemilihan pelatih asing harus melibatkan federasi voli negara yang bersangkutan dan PBVSI perlu berkirim surat kepada organisasi terkait.

Tujuannya agar mendapat rekomendasi. Tapi, ada syarat yang harus bisa dipenuhi oleh sosok yang nantinya direkrut. “Lisensi apa yang dikantongi pelatih tersebut serta bagaimana pengalamannya. Kami yakin dalam waktu dekat, pelatih asing ini sudah didapat,” Loudry menambahkan.

Pantai Beda


Baca Juga :
- Komentar Teco Soal Pemanggilan 4 Pemain Bali United ke Timnas Indonesia
- Lakukan Pemukulan, Rizky Pora Dicoret dari Timnas Indonesia

Berbeda dengan indoor, pelatnas untuk disiplin voli pantai sudah diresmikan PP PBVSI. Bertempat di Padepokan, Sentul, Minggu (16/6) malam, timnas putra masih akan ada di bawah asuhan Koko Prasetyo Darkuncoro. Sedangkan untuk putri, posisi pelatih kembali dihuni oleh Agus Salim.

Total ada 16 orang, masing-masing delapan putra dan putri. Empat di antaranya muka lama dan sisanya junior. Mereka dijaring melalui seleksi nasional (seleknas) yang diadakan sebulan terakhir. “Pemain junior ini sebagai pelapis. Tapi, kalau bagus, mereka berpeluang besar ke tim inti,” kata manajer timnas, Slamet Mulyanto.*KRISNA C. DHANESWARA

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA