#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bali United Ingin Lumat PSIS
19 June 2019 16:02 WIB
GIANYAR – Bali United akan melakoni laga kandang keempatnya dalam Liga 1 2019, Sabtu (22/6) nanti. Pertandingan menjamu PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar ini ingin dijadikan modal positif sebelum melakoni empat laga beruntung pada akhir Juni dan awal Juli mendatang.

Menatap laga tersebut, Serdadu Tridatu beraada di atas angin. Catatan tiga kemenangan beruntun pada awal musim ini, diprediksi akan kembali bertambah. Tiga kemenangan itu yakni unggul 2-1 atas Persebaya, menang 1-0 atas Bhayangkara FC, dan terakhir menaklukkan Persija dengan skor 1-0.

Melihat tiga lawan yang sudah diatasi tadi, di atas kertas memang terbilang lawan-lawan berat. Tentu ini akan menjadi modal yang bagus bagi Ricky Fajrin dan kawan-kawan untuk mendapat hasil serupa melawan PSIS. Terlebih, jika berbicara kekuatan, PSIS harus diakui ada sedikit di bawah tiga tim tadi.


Baca Juga :
- PSS Dipermalukan PSIS di Sleman, 3-1 Saja
- INFOGRAFIS: Prediksi PSS Vs PSIS

Namun, itu hanya hitungan di atas kertas. Pasalnya, PSIS tengah dalam performa yang meyakinkan, khususnya dalam dua laga terakhir. Setelah takluk 1-2 dalam laga pembuka dari Kalteng Putra, Mahesa Jenar bangkit dengan menjungkalkan Persija 2-1 di Magelang dan menahan Persebaya 1-1 di Surabaya.

Ini menjadi sinyal bahwa PSIS berpotensi mencoreng hasil sempurna Bali United. “Saat ini tim sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi PSIS. Kami selalu tekankan, semua harus fokus dan konsentrasi penuh untuk dapat memetik hasil terbaik di kandang sendiri,” kata asisten pelatih Bali United, Eko Purjianto.

Grafik menanjak PSIS dalam dua laha terakhir, dinilai Eko sebagai indikasi bahwa PSIS tak boleh diremehkan. Menurutnya, komposisi pemain PSIS musim ini sudah jauh berbeda dengan musim sebelumnya. Kombinasi pemain musim lalu dan beberapa pemain baru, membuat PSIS semakin kuat.

Hari Nur Yulianto hingga Septian David Maulana, disebutnya memiliki kualitas mumpuni. Pria asal Semarang menjelaskan, Stefano “Teco” Cugurra, pelatih Bali United, selepas libur Idulfitri langsung mematangkan strategi permainan tim. Bila saat Ramadan latihan digelar malam hari, kini dominan latihan pagi atau sore.

“Ya karena sekarang pertandingan juga di gelar sore hari. Berbeda dengan di bulan puasa, dimana pertandingan digelar malam hari. Jadi, kami kembalikan latihan seperti sebelumnya lagi, pagi atau sore. Kondisi pemain selepas libur sudah seperti semula lagi,” ucap mantan asisten pelatih timnas U-19 itu.


Baca Juga :
- Borneo FC akhirnya Bisa Melampiaskan Kekecewaannya
- Borneo FC Menang dengan Skor Meyakinkan Atas PSIS

Menganai cedera Melvin Platje dan Stefano Lilipay, disebutnya semakin positif. Platje dan Lilipaly bahkan sudah bergabung dalam latihan normal tim. Bila tak ada kendala berarti, keduanya akan langsung ditampilkan. Namun, keduanya tidak akan langsung terjun sebagai starter.

“Ada plus-minus dari pengunduran jadwal kompetisi, seusai libur lebaran. Di antaranya, ada waktu lebih untuk penyembuhan cedera pemain. Melvin (Platje) sudah semakin baik, sedangkan Lilipaly (Stefano) sudah kembali berlatih bersama tim,” Eko menjelaskan.* Sri Nugroho 

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA