#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bottas Bantah Mercedes Diuntungkan Ban
19 June 2019 13:00 WIB
BRACKLEY – Pembalap Mercedes AMG Petronas Valtteri Bottas angkat bicara soal anggapan ban Pirelli yang menguntungkan timnya, musim ini. Ada banyak faktor yang membuat Mercedes tampil dominan, awal musim. Utamanya, kombinasi mekanis dan aerodinamika yang meningkat dibandingkan tahun lalu.

Mercedes mampu sapu bersih tujuh putaran awal Formula 1 (F1) 2019. Scuderia Ferrari Mission Winnow dan Red Bull Racing yang jadi rival terkuat, menyebut konstruksi ban baru hanya dikembangkan untuk Mercedes. Terutama ban dengan ukuran lebih lebar 0,4 milimeter (mm).

“Sangat sulit untuk mengatakan apakah itu karena ban. Kami selalu merasa bisa melakukan sesuatu yang lebih baik dengan ban. Meski bisa memanfaatkan dengan baik pada sebagian besar lomba, kami masih kesulitan memilih ban tepat saat kualifikasi dan lomba,” kata Bottas via Crash.net.


Baca Juga :
- Line Up Sementara Pembalap Formula 1 Musim 2020: 11 Pembalap Belum Pastikan Bertahan
- Nyaris Juara F1 2019, Hamilton Sebut W10 Butuh Peningkatan

Pembalap asal Finlandia itu mengatakan, W10, dapat memiliki kinerja kuat karena tim selalu belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Itu sebabnya, mereka terlihat kuat di tiap trek. “Saya tak bergantung pada ban, melainkan mobil. Suspensi lebih baik saat melambat,” ujar Bottas.

Sejak memperkenalkan W10, Mercedes membuat banyak orang bertanya-tanya karena mengubah desan dan filosofi pengembangan. Pasalnya, mobil tahun ini memiliki banyak efek downforce. Teknisi juga memusatkan perhatian untuk memperbaiki kekuarangan mobil sebelumnya.

“Rasanya seperti berputar, tidak lebih dari itu. Jelas ini merupakan peningkatan besar dibanding tahun lalu atau sebelumnya, di mana kami bukan yang terbaik pada beberapa tikungan berkecepatan lambat. Tapi, sekarang, kami telah membuat langkah besar dengan W10,” Bottas menuturkan.

Misalnya di Sirkuit Monte Karlo, Monako, di mana Mercedes selalu kesulitan karena banyak tikungan berkecepatan lambat. Tapi, tahun ini, mereka berhasil memenangi lomba. Hasil itu membuktikan bahwa mereka menyelesaikan pekerjaan dengan baik, terutama pada bagian depan mobil.

“Jika dibanding tahun lalu, mobil terasa jauh lebih baik dan ini sesuai dengan yang kami inginkan. Ini salah satu peningkatan. Tapi, saya tak dapat mengatakan hanya ada satu hal yang berubah dari mobil tahun lalu. Secara keseluruhan, saya bisa bilang kalau mobil meningkat,” kata Bottas.

Lombaan di Sirkuit Paul Richard, Prancis, akhir pekan ini, Mercedes diprediksi melanjutkan tren positif. Pasalnya, trek memiliki banyak tikungan berkecepatan lambat. “Anda bisa lihat kami lebih lambat di trek lurus ketimbang Ferrari. Tapi, kami lebih cepat di semua tikungan,” ujar Bottas.


Baca Juga :
- Pembalap F1 Ini Belajar dari Vettel
- Status di Mercedes Tak Aman, Bottas Tidak Tertekan

Sebaliknya, Ferrari tak yakin mengulang penampilan di Sirkuit Montreal, Kanada, 9 Juni lalu. “Paul Richard trek yang sulit dan kami sadar bahwa ini bukan sirkuit yang cocok dengan SF90. Tapi, tak ada yang tak mungkin. Kami akan melakukan yang terbaik,” kata Prinsipal Ferrari Mattia Binotto.

Untuk menutupi kelemahan, Ferrari bakal menghadirkan beberapa pengembangan terbaru di Sirkuit Paul Richard. “Tidak besar dan itu bukan solusi dari masalah-masalah kami. Tapi,  kesan yang kami dapat dari perubahan itu akan penting untuk langkah berikutnya yang akan kami ambil,” kata Binotto.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA