#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Terus Digoda City, Rodri Akhirnya Tinggalkan Atletico
19 June 2019 11:50 WIB
MADRID – Setelah menghabiskan sebulan lebih untuk memikirkan masa depannya, Rodrigo Hernandez atau yang akrab disapa Rodri ini telah mengambil keputusan. Ia lebih memilih meninggalkan Atletico Madrid. Gelandang 22 tahun ini baru saja pamit untuk bisa segera pergi kepada CEO klub Miguel Angel Gil Marin, Selasa (18/6).

Kebersamaan Rodri dengan Los Rojiblancos –julukan Atletico– hanya berjalan semusim. Kini ia akan pergi dari ibu kota Spanyol dengan ditebus klausul pelepasannya sebesar 70 juta euro (sekitar Rp1,1 triliun). Manchester City dipilihnya setelah juga ada Bayern Muenchen, Paris Saint-Germain, dan Manchester United yang juga meminatinya.

Gelandang 22 tahun ini sejatinya produk asli Akademi Atletico, namun memilih hengkang ke Villarreal CF pada Juli 2013 sebelum bisa tembus tim senior. Ia akhirnya bisa kembali ke klub yang mendidiknya pada musim panas lalu (Juli 2018) dengan 25 juta euro (ditebus klausul pelepasannya).


Baca Juga :
- Tiga Tridente Maut Bakal Menghiasi La Liga
- James Siap Jadi Pembelot

Selama semusim, ia mampu melanjutkan performa impresifnya meski baru saja berganti klub. Adaptasinya begitu cepat sehingga ia langsung bisa menjadi bagian vital dalam memperkuat pertahanan tim asuhan Diego Simeone. Sepanjang 2018/19 Rodri melakoni 3.675 menit main di 47 laga dan berkontribusi untuk tiga gol serta satu assist.

Menariknya meski berposisi sebagai gelandang bertahan, ia memilih untuk meninggalkan Los Rojiblancos untuk bergabung ke City karena gaya permainannya. Pemain tengah setinggi 191 cm ini memutuskan hengkang karena merasa bisa lebih berkembang dalam pola penguasaan bola besutan Josep “Pep” Guardiola.

Meski punya kekuatan dalam memotong serangan lawan, ia yang piawai membaca permainan memang memiliki ketertarikan dalam hal bertugas mengalirkan bola. Rodri juga bisa dimainkan sebagai gelandang sentral. Sementara itu Pep sendiri terkenal menekankan timnya pada kepemilikan dan memainkan bola dari belakang.

Bersama Simeone yang identik dengan bertahan secara bersama (seluruh pemain), ia menjadi pengawal sebelum lawan menghadapi bek tengah. Gelandang asal Spanyol ini juga harus langsung balik di posisinya menjadi jaring, saat tim kehilangan bola. Saat di Villarreal, ia sempat jadi gelandang paling banyak merebut bola di La Liga.

Meski disesaki oleh pemain bintang, Rodri tidak cemas kehilangan peran utama bersama City. Ia didatangkan sebagai penerus Fernando Luis atau Fernandinho yang tak muda lagi. Gelandang 34 tahun itu diyakini sudah habis masanya sehingga Rodri yakin menggambil keputusan pamit dari Atletico dan menolak tawaran klub raksasa lainnya.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 


Baca Juga :
- Agustin Almendra Bisa Melengkapi Lini Tengah Roma
- Dicoret dari Pemusatan Latihan, Icardi Siap Rusak Rencana Inter

ANGKA

7: Lonjakannya belakangan ini turut membawa Rodri mendapat kesempatan di timnas Spanyol. Hingga kini sudah ada tujuh laga yang dilakoni sejak debut di level senior pada 23 Maret 2018.

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA