#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Barrios, Mesin Penghancur Milik Kolombia
19 June 2019 13:35 WIB
SAO PAULO – Kejutan dalam Piala Amerika 2019 ini justru bukan dari tim Amerika Selatan melainkan dari Asia, yaitu Qatar. Pasukan Felix Sanchez Bas menggebrak dalam debut di ajang ini saat lawan Sabtu (15/6) lalu. Meski tidak menang, tapi kemampuan mengejar ketinggalan dari 0-2 menjadi 2-2 membuat Al Annabi—julukan Qatar—mencuri perhatian.

Almoez Ali, pencetak gol pembuka Qatar dalam laga tersebut otomatis menjadi sosok yang akan diwaspadai. Terutama bagi timnas Kolombia, dalam laga kedua penyisihan Grup B, Rabu (19/6) atau Kamis pagi WIB. Namun, soal aspek kejutan, Tricolor pun pantas mendapatkan status tersebut. Meski tim ini terdiri dari pemain bintang namun kemampuan mereka menekuk Argentina, dengan dua gol tanpa balas, tetaplah menjadi hasil yang sedikit tidak terduga.

Karena itulah, duel Kolombia vs Qatar mengetengahkan aspek kejutan tersebut. Siapa di antara kedua tim ini yang bisa meneruskan rapor positif untuk melangkah ke fase perempat final. Kemenangan atas Qatar, bakal memastikan tiket fase knockout tersebut untuk pasukan Carlos Queiroz. Bahkan, pertandingan ini sedikit dibalut gengsi sepak bola Amerika Selatan dan tentu ajang Piala Amerika. Jika Paraguay hanya imbang lawan Qatar, kekalahan Kolombia bisa mengurangi citra kekuatan tim Amerika Selatan.


Baca Juga :
- International U-16 Four Nations 2019 yang Diikuti Indonesia Berbuah Hukuman Denda
- Sanchez Bersumpah Tak Pernah Tergoda Menyaksikan Narcos

Sebaliknya, bagi Qatar jika mampu mengalahkan Kolombia, mereka menjadi tim Asia yang mampu dua kali secara beruntun membuat kecewa tim Amerika Selatan dalam ajang Piala Amerika. Karena itulah, Kolombia menjadi “harapan” Amerika Selatan dalam meredam Qatar, tim yang memang memiliki iklim sepak bola positif di Asia.

Queiroz akan menerapkan kembali strategi jitu seperti saat mengalahkan Argentina, dengan menempatkan Wilmar Barrios di lini tengah. Gelandang Zenit ini salah satu yang tampil mengesankan ketika membekuk Tim Tango. Barrios seperti mesin yang tidak pernah berhenti dalam memberikan bola kepada rekan setimnya di depan. Dia adalah mesin yang membuat permainan Kolombia bekerja dengan baik. Barrios tidak hanya berkontribusi dalam aspek bertahan melainkan juga selalu menjadi pemain pertama yang mengirimkan umpan ketika timnya mulai menguasai bola.

Ketka Barrios sudah menguasai bola dan mulai merancang serangan, pergerakan Kolombia pun menjadi lebih cepat. Biasanya, pemain yang kebanyakan mengenakan kostum nomor 5 merupakan gelandang dengan karakter bertahan. Atau pemain yang hanya fokus dalam menjaga timnya di lini tengah ketimbang mendapatkan kesempatan untuk ikut membangun serangan. Pemain yang tugasnya merebut bola dan langsung memberikannya kepada rekan setim.

Barros memang memiliki tugas seperti itu tapi dia melakukannya dengan cara yang berbeda. Pasalnya, Queiroz juga memberikan tugas kepadanya untuk naik ke depan membantu serangan. Dalam situasi tersebut, Barrios pun dituntut untuk menjadi pemain yang harus mengeluarkan kemampuan tekniknya dalam mengolah bola.

Saat lawan Argentina, Barrios melakukan enam kali recovered (merebut bola dan memulai serangan) dan melakukan 44 operan sukses. Barrios pula salah satu dinding yang membuat bintang seperti Messi sulit menembus pertahanan Kolombia.


Baca Juga :
- Timnas Senior Akan Gelar TC dan Uji Coba di Qatar Sebelum hadapi Uni Emirat Arab
- Empat Catatan Timnas Indonesia Saat Kalah dari Malaysia, Tadi Malam

“Rencana kami berjalan dengan baik sejauh ini. Kami mencoba untuk tidak banyak kehilangan bola seperti yang diinginkan pelatih,” kata Barrios. “Yang paling penting adalah kami harus siap secara fisik karena pertandingan lawan Qatar akan lebih sulit,” dia menambahkan.***

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA