#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ini Penyebab Persebaya Ditahan Madura United
20 June 2019 10:39 WIB
SURABAYA - Lagi-lagi Persebaya gagal menang di kandangnya di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (19/6). Pertandingan leg pertama perempat final Piala Indonesia melawan Madura United berakhir imbang 1-1.

Dengan demikian Persebaya masih belum mampu mengakhiri tren negatifnya. Tiga pertandingan beruntun di kandang hanya mampu seri. Sebelumnya melawan Kalteng Putra dan PSIS dalam Liga 1 2019, Bajul Ijo, julukan Persebaya, juga sama hanya mampu seri 1-1.

Yang menyesakkan momentum pertandingan kali ini bersamaan dengan hari ulang tahun Persebaya. Selasa (18/6) lalu Persebaya baru saja merayakan hari ulang tahunnya yang ke-92. Alhasil, tim Bajul Ijo gagal memberikan kado yang manis bagi Bonek Mania.


Baca Juga :
- Duel Barito vs PSIS, Tekad Perpanjang Tren Positif
- Update Hasil dan Klasemen Liga 1 2019, Minggu Malam

Tampil dengan sejumlah pemain yang baru sembuh dari cedera Persebaya justru tidak menunjukkan permainan terbaik di babak pertama. Striker asing Amido Balde yang baru sembuh dari cedera tidak mampu mengimbangi permainan agresif di sisi sayap yang diisi Oktafianus Fernando dan Manu Dzhalilov.

Memanfaatkan kelengahan lini belakang Persebaya, Aleksandar Rakic justru berhasil lolos di menit ke-2. Dengan tenang dia lalu memperdaya kiper Mizwar Saputra.

Di babak kedua Persebaya baru tampil apik. Keputusan pelatih Djadjang Nurdjaman berani menarik Amido Balde dan digantikan Osvaldo Haay di menit ke-52 terbukti jitu. Hanya butuh waktu dua menit saja bagi Osvaldo untuk mencetak gol ke gawang M. Ridho.

Setelah itu secara sporadis Persebaya membuang banyak peluang di 15 menit awal babak kedua. Tercatat ada tiga peluang emas yang dihasilkan oleh Dzhalilov dan Misbakhus Solikin.

Di 30 menit terakhir babak kedua kembali Persebaya mengendorkan. Hasilnya giliran gawang Persebaya yang gantian diancam. Tendangan Andik Vermansah ada yang mengenai tiang hingga berhasil ditangkap Mizwar meskipun saat itu sudah berhadapan satu lawan satu.

Usai pertandingan pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman tidak bisa menutupi raut kekecewaan di wajahnya. “Kembali Persebaya hari ini (kemarin) tidak bisa memetik kemenangan. Ini hasil yang mengecewakan. Kami tidak senang dengan hasil ini karena mengincar kemenangan untuk bisa lolos,” ujar Djadjang.

Kapten tim Persebaya Ruben Sanadi juga mengaku kecewa dengan hasil seri ini. Pasalnya, ia dan rekan-rekannya tidak bisa memberikan kado kemenangan di hari ulang tahun Persebaya. “Mohon maaf dengan hasil ini. Semoga ke depan lebih baik,” ujar Ruben.

Sementara itu pelatih Madura United Dejan Antonic mengapresiasi pemainnya atas hasil seri di kandang lawan. “Pemain capek baru datang dari timnas. Tapi saya senang pertandingan panas dan kedua tim mau menang,” ujar Dejan.

Menurut dia banyak peluang yang dihasilkan timnya. “Kami dapat hasil yang positif. Persebaya lebih kuat di babak kedua. Dan ada peluang bagus sekali menit ke-87 dari Andik yang murni peluang,” ujar Dejan.


Baca Juga :
- Drama di Akhir Laga, Semen Padang Takluk dari Madura United
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Minggu 20 Oktober

Sementara pemain Madura United Alfath Fathier pun mengakui jalannya pertandingan cukup menarik. “Hasil 1-1 modal yang positif dari Madura. Main di Pamekasan Insya Allah nanti berikan yang terbaik mungkin,” ujar pemain timnas Indonesia itu.

Pertandingan leg kedua akan digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan pada Kamis (27/6) mendatang. Di pertandingan kedua nanti Madura United hanya membutuhkan hasil seri 0-0 saja untuk bisa lolos ke semifinal Piala Indonesia.*M. BAHRUL MARZUKI

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA