#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Demi Kejar Marquez, Pembalap Siap Ambil Risiko Besar
20 June 2019 08:30 WIB
BARCELONA – Pembalap Ducati Mission Winnow Andrea Dovizioso menegaskan keunggulan Marc Marquez di klasemen, berbahaya bagi kejuaraan. Kondisi ini akan membuat para rival mengambil risiko lebih besar. Di sisi lain, andalan Repsol Honda itu hanya akan menekan jika diperlukan.

Saat ini, Dovizioso ada di posisi kedua klasemen pembalap MotoGP 2019 dengan 103 poin dan berjarak 37 angka dari Marquez. Hal itu disebabkan gagal finis pada Grand Prix (GP) Katalunya, akhir pekan lalu. Sebelum balapan, dirinya hanya tertinggal 12 poin dari Marquez yang berada di posisi puncak.

“Hal terburuk adalah Marc cukup pandai mengelola situasi seperti ini. Biasanya, keadaan ini akan membuat kami berlomba untuk mendapat posisi kedua. Jadi, Marc tak akan menekan hingga batas dan hanya memperlihatkan kemampuan sebenarnya di saa-saat tertentu,” kata Dovizioso via Motorsport.com.


Baca Juga :
- Kebut-kebutan MotoGP 2019 Bisa Dianggap Selesai
- Marquez Sebut Pembalap Muda Ini Belum Merasakan Tekanan MotoGP

Marquez dan RC213V memang bisa tampil kuat di semua trek, saat ini. Itu membuat rivalnya harus mengambil risiko lebih besar jika ingin mengalahkannya. Dovi, sapaannya, menegaskan jika itu bukan strategi yang diinginkan karena meningkatkan risiko terjatuh dan tidak mendapatkan poin sama sekali.

“Apa yang kami inginkan sebelum lomba di Sirkuit Barcelona, Katalunya, membuat Marc menekan hingga batas. Pasalnya, semua orang bisa membuat kesalahan. Tapi, inilah yang terjadi. Jika berpikir sulit mengalahkannya, saya tak akan berlomba lagi. Dalam olahraga kami apa pun dapat terjadi,” ujar Dovizioso.

MotoGP 2019 menyisakan 12 putaran dan itu jadi tantangan besar bagi Dovizioso dan Ducati untuk tampil lebih baik. Pria asal Italia itu pun membutuhkan beberapa kemenangan demi memperkecil selisih poin di klasemen. Namun, itu akan sulit karena Marquez kuat dalam lomba berikutnya.

“Kami cukup kuat dan terus bekerja keras karena masih banyak poin yang bisa didapat. Tapi, ini tetap buruk karena Marc memiliki keunggulan besar. Anda tahu, ia biasanya kompetitif di segala kondisi dan tak mudah mencuri poin dari Marc. Tapi, tidak ada yang tidak mungkin,” Dovizioso menambahkan.

Soal lomba terakhir di GP Katalunya, Marquez berdalih kemenangan yang diraih tak semudah yang dilihat orang. Pembalap asal Spanyol itu menegaskan, tetap ada tekanan meski rival-rival terkuat tak dapat meneruskan lomba karena insiden. Ia pun berharap mampu konsisten di sisa musim.

“Saya mengambil risiko di perlombaan dan hampir kehilangan daya cengkeram ban depan di Tikungan 5. Tapi, saya berkendara dengan baik. Meski terlihat mudah, ada beberapa pembalap yang menekan dan Anda tak pernah tahu itu. Kejuaraan ini masih panjang dan kami harus bertahan,” kata Marquez.


Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Performa Rossi di Setengah Musim MotoGP 2019
- Jeda Musim Panas, Marquez Masih Jadi Favorit

Honda pun sudah melakukan evaluasi demi membuat Marquez dan Jorge Lorenzo lebih kuat di sisa musim. Terutama pada sasis baru yang dinilai lebih baik jika dibandingkan dengan yang kini mereka gunakan. Namun, Marquez belum tahu kapan akan menggunakan semua perangkat baru tersebut.

“Ada beberapa perangkat kecil yang kami gunakan pada lomba berikutnya. Tapi, untuk sasis, masih kami pahami karakternya. Ketika memiliki perasaan baik dan memenangi lomba, itu belum cukup. Anda harus bersabar dan itu mungkin lebih baik agar sasis baru benar-benar siap,” ujar Marquez.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA