#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Mantan Promotor Khawatir Pacquiao Alami Kerusakan Otak
20 June 2019 12:30 WIB
LOS ANGEES – Manny Pacquiao bakal naik ring untuk kali ke-70 sebagai petinju profesional dengan menghadapi pemegang gelar juara dunia kelas welter (66,6 kg) WBA Super, Keith Thurman, di MGM Grand, Las Vegas, 20 Juli mendatang. Bob Arum yang berprofesi sebagai promotor kenamaan, khawatir dengan mantan kliennya itu.

Arum menganggap laga ini terlalu berisiko bagi Pacquiao yang kini sudah 40 tahun. Menurutnya, performa petinju berjulukan Pac Man itu sudah tak sebaik dahulu. Seiring usia yang menua, tulang tengkorak kepala akan menipis hingga berpotensi mengalami kerusakan otak.

Pria yang turut andil membesarkan nama Pacquiao itu mengatakan ada beberapa tinju yang mengalami nasib buruk karena terlalu lama dalam olahraga ini. Arum menyebut Zab Judah sebagai salah satu contoh terbaru petinju yang mengalami nasib buruk pada akhir kariernya.


Baca Juga :
- Manny Pacquiao Ambil Bagian dalam Pembukaan, Nyalakan Obor SEA Games 2019
- Milan Boleh Pilih Salah Satu Pemain Dortmund Ini untuk Ditukar Piatek, Uang juga Dapat

Petinju 41 tahun itu sempat kritis usai takluk dari Cletur Seldin di Turning Stone Resort & Casino, Verona, 7 Juni lalu. Mantan juara dunia di dua kelas berbeda itu mengalami pendarahan otak. Saat ini, ia telah keluar dari rumah sakit namun tak memiliki masa depan yang pasti.

Sebagai orang yang pernah mendampingi, Arum khawatir kondisi serupa didalami Pacquiao. “Saya khawatir. Ketika mencapai usia tertentu, petinju tak boleh berduel lagi. Ketika bertambah tua, tempurung kepala menipis. Bisa membuatnya mengalami kerusakan otak,” kata Arum.

Namun, melansir dari South China Morning Post, Rabu (19/6), Pacquiao bukan Judah yang kehilangan empat dari tujuh laga terakhir. Hingga saat ini, Pacquiao masih berstatus salah satu petinju kelas welter terbaik. Pria kelahiran 17 Desember 1978 itu masih punya daya tarik.

Berdasarkan pemeriksaan terakhir, Pacquiao juga dalam kondisi baik. Hal ini juga terlihat dari beberapa pertandingan terakhir seperti ketika mengalahkan Lucas Martin Matthysse di Axiata Arena, Malaysia, Juli 2018 dan Adrien Broner di MGM Grand, Las Vegas, 1 Januari lalu.

Dalam pertandingan lawan Thurman, Pacquiao 10 tahun lebih tua. Namun, tekadnya untuk menang sangat besar. Petinju kidal itu pun kesal dengan pernyataan Thurman yang seolah meremehkan. Pelatih fisik dan kebugaraannya, Justin Fortune, menyebut Pacquiao marah besar.

“Ia (Thurman) mengatakan beberapa hal konyol dan membuat Manny marah. Saya tak tahu kenapa tapi belum pernah melihat Pacquiao semarah itu setelah sekian lama. Bahkan, ia dua kali mengatakan bakal mengalahkan Thurman dengan knockout (KO)," kata Fortune.

Thurman memang sesumbar akan mengalahkan sekaligus membuat Pacquiao pensiun. Dalam laga nanti, Thurman yang hadir sebagai pemegang gelar WBA Super hadir sebagai petinju yang lebih diunggulkan. Situasi ini membuat petinju 30 tahun itu begitu percaya diri.

Lewati Batas


Baca Juga :
- Petinju Korban Wilder Ini Turunkan Bobot agar Bisa Cari Peruntungan di Kelas Penjelajah
- Berobat ke Barcelona, Alexis Sanchez Bisa Main Lagi sebelum Natal, Kabar Baik untuk Conte

Pakar tinju kenamaan, Sean Gibbons, mengaku terkejut dengan pernyataan Thurman. Dilansir The Philippine Star, kemarin, Gibbons menganggapnya sebagai petinju baik. “Tapi, saya pikir ia melewati batas ketika berbicara mengenai bakal menghabisi karier Pacquiao,” kata Gibbons.

Gibbons mengatakan, sebelum Thurman memandang rendah Pacquiao karena faktor usia, ia harus ingat bahwa Tom Brady (atlet football Amerika) dan Tiger Woods (pegolf) yang berusia lebih dari 40, masih kompetitif. “Manny harus dalam kondisi 100 persen untuk mengalahkannya,” katanya.*MUHAMMAD RAMDAN

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA