#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Dua Bintang Tak Akur, Rockets Menampik Isu Perpecahan
20 June 2019 14:00 WIB
HOUSTON – Houston Rockets diterpa isu perpecahan, menyusul kekalahan dari Golden State Warriors, 2-4, pada semifinal Wilayah Barat NBA 2018/19, awal Mei lalu. Akibat kegagalan itu, James Harden dan Chris Paul dikabarkan cekcok. Beberapa media Amerika Serikat (AS) mengabarkan keduanya terlibat perkelahian di ruang ganti.

Akibat masalah tersebut Paul diisukan meminta manajemen Rockets untuk di-trade ke klub lain. Kebetulan, cukup banyak yang berminat terhadap mantan pemain Los Angeles Clippers itu. Salah satunya, Los Angeles Lakers.

Namun, isu prahara dalam tubuh Rockets ini ditepis General Manager (GM) Daryl Morrey. Apa yang merebak akhir-akhir ini benar-benar menggganggu suasana tim. Ia menegaskan, hubungan Harden dengan Paul, baik-baik saja.


Baca Juga :
- Ayo Tebak, Slam Dunk James Harden Ini Hitungannya Masuk atau Tidak?
- Momen Kocak Andre Drummond Tersandung Blake Griffin

Termasuk dengan pelatih, Mike D’Antoni. “Semua berita ini tidak benar dan sungguh menjengkelkan. Kami sudah berbicara dengan James (Harden), Chris (Paul), dan Mike (D’Antoni) terkait rencana masa depan,” ujar Morey.

Lebih lanjut, Harden dan Paul akan tetap jadi inti permainan Rockets. Saat ini, Rockets sedang berusaha mencari pemain pendukung untuk duo guard tersebut sekaligus mengindikasikan kalau Rockets akan tetap melakukan perombakan.

Sekadar mengingatkan, musim lalu, Rockets mengalami over salary sebesar 3 juta dolar AS (sekitar Rp42 miliar). Parahnya, dengan payroll yang membengkak, Rockets belum mampu meraih gelar. “James maupun Chris sangat fokus,” ucap Morey.

“Setelah gagal, musim lalu, kami punya semangat berapi-api untuk tampil lebih baik, musim depan. Kini, kami memiliki tujuan yang sama untuk mengejar gelar juara dan mereka masih mencari kepingan-kepingan tersebut,” ia menambahkan.

Wajar jika manajemen Rockets ingin mempertahankan duet Harden-Paul. Bersama kedua superstar ini, Rockets jadi penantang utama Warriors di Wilayah Barat. Bahkan, jika Paul tak cedera di final Wilayah Barat 2017/18, Rockets sangat mungkin juara.

Saat bermain full team, Rockets memiliki performa mumpuni. Bahkan, Warriors kewalahan menghadapi anak buah D’Antoni itu. Manajemen pun memastikan akan mempertahankan sang pelatih sebab Harden menjelma sebagai pemain yang sulit dihentikan.

Mereka pun siap menyodorkan perpanjangan kontrak kepada pelatih yang terkenal dengan tipe permainan menyerang tersebut. “Agen Mike sudah oke dengan perpanjangan kontrak. Kami berharap semuanya segera selesai,” kata bos Rockets, Tilman Fertitta.

Bisa dibilang, tahun depan, jadi kesempatan untuk Rockets menguasai Wilayah Barat sebab Warriors yang menguasai dalam lima musim terakhir, diperkirakan tak sekuat biasanya. Penyebabnya adalah badai cedera yang melanda klub tersebut.

Kevin Durant bakal absen sepanjang NBA 2019/20. Selain itu, Klay Thompson, yang mengalami cedera lutut, belum jelas kapan melantai lagi. Belum lagi upaya peningkatan yang akan diperlihatkan oleh klub-klub lain.


Baca Juga :
- Joel Embiid Tak Cetak Poin, Drake Meledeki Sang Pemain
- Tak Cetak Poin Saat Hadapi Raptors, Embiid Bersumpah Tak Akan Ulangi Lagi

Salah satu yang wajib diwaspadai Rockets adalah Lakers. Tim milik Keluarga Buss ini benar-benar serius membentuk superteam. Mereka baru mendapatkan Anthony Davis usai membuang tiga pemain muda ke New Orleans Pelicans.

Lakers juga berancang-ancang untuk merekrut Kyrie Irving atau Kemba Walker di pasar free agent. Jika terealisasi, bukan tak mungkin tim yang identik dengan jersey kuning tersebut sulit dikalahkan, musim depan.*KRISNA C. DHANESWARA

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA