#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bola untuk Liga 2 Baru Dikirim, Gak Taunya Karakternya Liar dan Susah Dikontrol
20 June 2019 08:43 WIB
LATIHAN skuat Sriwijaya FC (SFC) pada Rabu (19/6) sore di Lapangan Atletik Jakabaring, Palembang, terlihat berbeda. Tetapi bukan karena ada pemain baru atau pemain seleksi, melainkan para pemain SFC baru menjajal bola-bola yang baru diberikan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Awalnya, latihan SFC berjalan seperti biasa. Namun, lama-kelamaan ekspresi Kas Hartadi, pelatih SFC, mulai tak enak. Terdengar lirih dari tengah lapangan, Kas mengeluhkan kondisi bola dari operator kompetisi itu. Selanjutnya, giliran para pemain yang mengeluhkan hal yang sama.

“Hari ini SFC pertama kali latihan mencoba bola baru merk Mitre, yang dibagikan pihak LIB kepada klub di kompetisi Liga 2 2019," kata Rasyid Irfandi, Asisten Manajer SFC. Ia mengakui, tipe bola baru dari LIB berbeda dengan bola-bola sebelumnya, dan dikeluhkan pemain dan pelatih.


Baca Juga :
- Komentar Aji Santoso Usai PSIM Menang Atas Persatu
- Update Klasemen Liga 2 2019, Persik Balik ke Puncak, PSIM Empat Besar

"Tapi, bagaimanapun juga para pemain harus cepat beradaptasi dengan bola baru ini, karena kompetisi akan segera dimulai," kata Andi, sapaan akrabnya. Di sela-sela latihan, terlihat para oficial dan asisten pelatih juga menjajal dan memerhatikan detail bola sembari menekan-nekan bola.

Kapten tim SFC, Ambrizal pun menanggapi tentang bola baru PT LIB. “Sebagai pemain profesional, menurut saya kurang ya, jika dibandingkan bola sebelumnya. Bola ini agak lebih ringan. Jadi, dia lebih liar, susah diprediksi jatuh di mana. Ini cukup menyulitkan kami," kata Ambrizal kepada TopSkor.

Mantan pemain Persija itu menambahkan, seandainya LIB memberikan bola kepada tim sebulan sebelum kompetisi, pemain akan punya banyak waktu  beradaptasi. “Selama karier saya, baru kali ini bertemu dengan bola seperti ini. Tapi mungkin belum biasa saja. Ini sepertinya modelnya kain,” Ambrizal memberi testimoni.

Senada, Bruno Casimir, bek tengah SFC, juga mengeluhkan kondisi bola yang tak mudah saat digiring. Beberapa kali mencoba, bola selalu lepas dari jangkauannya. “Sebagai pemain belakang, saya menilai bola baru ini susah dikontrol, sehingga ragu-ragu saat ada long passing," kata bek tengah ini.

Kas menimpali, ia melihat pemain seperti tidak nyaman dengan bola baru. “Memang saya lihat mereka  sulit dengan bola yang baru, tapi sesulit apapun itu para pemain harus dihadapi. Karena di laga nanti tetap akan menggunakan bola ini. Mau tak mau pemain harus bisa beradaptasi dengan bola ini,” kata Kas.


Baca Juga :
- Update Klasemen Liga 2 2019, Persiraja ke Puncak, Persewar Keok
- Tidak Perlu Minder, Milomir Seslija Sebut Arema FC dan Madura United Sama-sama Tim Besar

Sisa waktu tiga hari jelang pertandingan melawan Perserang, Minggu (23/6) di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, selain mematangkan taktik, para pemain SFC juga harus beradaptasi dengan bola baru. Ini pekerjaan rumah tambahan, yang dianggapnya bisa menjadi kendala dalam laga perdana.

“Waktu yang singkat sekitar tiga hari beradaptasi dengan bola memang akan mempengaruhi dengan karakter bermain. Jika sebelumnya pemain sudah beradaptasi dengan bola seperti merek Nike, sekarang harus beradaptasi dengan bola baru merek Mitre," mantan pelatih Kalteng Putra itu menambahkan.* Agustian Pratama

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA