#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Pelatih Sheffield United Tak Akan Mudah Terintimidasi di Liga Primer
20 June 2019 13:11 WIB
SHEFFIELD – Seperti halnya Dave Bassett, Chris Wilder tak terlihat seperti salah satu sosok yang akan mudah terintimidasi oleh nama-nama pelatih besar yang akan dihadapinya di Liga Primer. Pelatih 51 tahun itu juga tak takut dengan status beberapa calon lawan timnya, Sheffield United FC, Agustus nanti.

Nama besar The Blades mungkin akan menghadirkan rasa hormat dari para kontestan Liga Primer 2019/20. Namun yang paling jelas, tidak ada sisa-sisa kompleks inferioritas - baik di dalam diri Wilder yang membawa Sheff. United finis runner up Divisi Dua (Championship) 2018/19 atau, yang lebih penting lagi, dari seluruh pemainnya.

Pahlawan legendaris Bramall Lane, Bob Booker, akan mendukung pola pikir Wilder itu,  yang tinggal bersamanya pada akhir 1980-an di sebuah rumah di pinggiran Sheffield di Gleadless, juga mantan striker Tony Agana, dan Dave Bassett. Yang luar biasa, mereka berempat berbagi kemiripan dalam banyak hal.


Baca Juga :
- Kolaborasi Pemain Muda dengan Senior
- Lagi, Kasus Rasial Terjadi di Sepak Bola

Booker adalah anggota dari skuat The Blades asuhan Bassett yang harus berjuang pada awal 1990/91 setelah 16 laga tanpa kemenangan. Untung, mereka selamat dari ancaman degradasi setelah finis ke-13. Transformasi selepas Natal yang mengejutkan membuat Brian Clough menyebut Bassett layak jadi Coach of the Year.

Booker mengatakan pada The Yorkshire Post: “Harry – panggilan akrab Bassett – tidak punya rasa takut menghadapi tim manapun dan ia menularkannya kepada kami. Saya pikir Chris juga memberlakukannya itu kepada pemainnya.”

Lebih lanjut, Booker mempercayai Liga Primer itu hanya akan jadi pertandingan sepak bola lainnya bagi Chris. “Pelatih-pelatih besar di Liga Primer itu harus mencari tahu pekerjaan besar apa yang telah dilakukan Chris di klub sepak bola itu, untuk lalu berpikir: ‘Tunggu dulu, anak ini tidak hanya sampai di sana karena beruntung belaka’."

“Chris telah mendapatkan pengakuan di liga yang lebih rendah dan tidak pernah dipecat dan telah mendapat promosi di setiap klub (liga) yang pernah dia kunjungi dan itu adalah rekor yang luar biasa. Saya yakin para pelatih itu akan menghargainya. Mereka harus melakukan atau mereka akan terganjal oleh Chris," ujar Booker, lagi.

Pada zamannya, Bassett pernah digambarkan oleh bekas tangan kanannya Geoff Taylor, memiliki kemampuan untuk dengan cepat menampilkan 'kepala yang berbeda', yang merujuk pada kemampuannya untuk memisahkan kepribadiannya ketika harus berbaur di antara para pemainnya, untuk lalu berubah serius dalam peran sebagai pelatih lagi.


Baca Juga :
- Guardiola Tidak Pedulikan Kritik soal Taktik
- Inilah Rahasia Teknis di Balik Sukses Man. United

Booker telah mengamati sifat itu pada Wilder dan setelah perayaan yang sangat layak setelah United kembali promosi ke Liga Primer, konsentrasi Wilder langsung tertuju pada masa depan. Tak lantas berlarut-larut tenggelam dalam euforia selebrasi bersama seluruh pendukung The Blades.

Booker menambahkan: “Chris banyak mewarisi cetakan Bassett. Dia itu seorang pelatih, tapi Anda melihat perayaan dan dia benar-benar bersama para pemain dan memang begitu seharusnya. Relasinya dengan para staf pelatih juga bagus. Mereka saling respek satu sama lain. Itu akan jadi kunci penting dalam upaya mereka tetap di Liga Primer.”* NURUL IKA HIDAYATI

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA