#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Uruguay Kental Aroma Eropa
20 June 2019 07:15 WIB
PORTO ALEGRE - Tim nasional Uruguay membuktikan status sebagai salah satu favorit juara Piala Amerika 2019 dengan melumat Ekuador 4-0 pada laga pertama Grup C di Belo Horizonte, Minggu lalu. Performa impresif itu pula yang membuat La Celeste diyakini bisa dengan mudah memenangi laga kedua lawan Jepang di Arena Do Gremio, Kamis (20/6).

Apalagi, skuat tim Samurai Biru di Piala Amerika 2019 didominasi oleh para pemain muda yang tengah dipersiapkan untuk berlaga pada Olimpiade 2020 di Tokyo. Tidak terlalu mengejutkan jika kemudian mereka kalah empat gol tanpa balas dari juara bertahan Cile pada laga pertama di Sao Paulo, Senin (17/6) lalu.

Uruguay memang memiliki skuat dengan materi istimewa, tidak kalah dari Brasil dan Argentina. Dari 23 pemain yang diboyong pelatih Oscar Washington Tabarez, hanya Giovani Gonzalez yang berkiprah di dalam negeri. Bek kanan, 24 tahun, itu memperkuat CA Penarol, klub asal Montevideo, ibu kota Uruguay.


Baca Juga :
- Hazard-Kubo Jadi Primadona
- Inilah Gaji Pelatih Tim-tim di Piala Amerika

Sisanya, 22 pemain lain, menjalani karier di luar negeri dan sebagian besar bermain di klub-klub top Eropa. Fakta ini pula yang membuat pelatih timnas Ekuador Hernan Dario Gomez menyebut Uruguay lebih pantas disebut sebagai tim Eropa daripada Amerika Selatan (Latin).

“Menyenangkan rasanya ketika seorang pelatih yang sarat pengalaman seperti dia memuji para pemain seperti kami,” kata Fernando Muslera, kiper Uruguay. “Tim ini terus mengalami perubahan dan banyak dihuni oleh para pemain muda yang bermain di level tinggi bersama klub-klub besar. Itu yang membuat kami lebih berkembang.”

Kendati begitu, Muslera menepis anggapan yang menyebut Uruguay dijamin menang lawan Jepang. Kiper 33 tahun yang memperkuat klub Turki, Galatasaray SK, ini bahkan memperingatkan rekan-rekannya agar tidak “tertipu” oleh kekalahan telak tim Samurai Biru dari Cile.

“Dalam pertandingan itu, Jepang membuang banyak peluang mencetak gol. Mereka kurang tajam dalam penyelesaian akhir,” ucap Muslera. “Jika Jepang bisa mengonversi sebagian dari peluang itu jadi gol, hasilnya mungkin berbeda.”

Muslera bahkan memprediksi Jepang bakal bermain lebih agresif lawan Uruguay dengan motivasi untuk menebus kekalahan di laga pertama. Karenanya, mantan pemain SS Lazio itu meminta rekan-rekannya untuk mengantisipasi performa yang berbeda dari Samurai Biru.

Secara teknis, Uruguay punya masalah dengan absennya Matias Vecino. Gelandang milik FC Internazionale itu mengalami cedera paha serius saat melawan Ekuador pada menit ke-80. Dengan kondisi ini dia dipastikan tidak akan bisa lagi memperkuat La Celeste di sepanjang sisa Piala Amerika 2019.

Absennya Vecino merupakan kerugian besar karena pemain 27 tahun ini telah menjadi salah satu pilar di lini tengah Uruguay. Dia bahkan selalu tampil sebagai starter di Piala Dunia 2018 saat La Celeste melangkah hingga perempat final. Posisinya kemungkinan besar diambil alih oleh gelandang Arsenal FC, Lucas Torreira.

“Vecino pemain hebat, sangat cerdas dan tahu bagaimana menempatkan diri pada posisi yang tepat untuk menerima bola,” kata Muslera. “Tapi, Torreira juga sama. Begitu juga (Federico) Valverde. Keduanya kreatif dan tahu apa yang harus mereka lakukan.”

Di pihak lain, Takefusa Kubo menegaskan Jepang tidak berniat sekadar jadi pelengkap di Piala Amerika 2019 meski rata-rata usianya masih sangat muda. Gelandang serang 18 tahun ini bahkan menargetkan untuk meraup poin penuh lawan Uruguay.

“Pengalaman di turnamen ini akan sangat berharga bagi kami di masa depan. Tapi, saat ini kami berlaga di Piala Amerika dan kami tidak boleh menjadikan usia muda kami sebagai alasan untuk tidak berprestasi,” tutur pemain yang baru saja dikontrak oleh Real Madrid CF tersebut. “Kami adalah yang komplet dan akan mengerahkan segalanya untuk memenangi laga berikutnya.”***RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

Uruguay vs Jepang

Stadion: Arena Do Gremio
Wasit: Andres Rojas
Prediksi TopSkor: 60-40

Uruguay 4-4-2
Pelatih:
Oscar Tabarez

1 Muslera

22 Caceres
3 Godin
2 Gimenez
17 Laxalt

8 Nandez
6 Bentancur
14 Torreira
7 Lodeiro

9 Suarez
11 Cavani

Cadangan: 12 Campana, 19 Coates, 4 Gonzalez, 16 Pereiro, 15 Valverde, 18 Gomez, 11 Stuani

Jepang 4-4-2
Pelatih:
Hajime Moriyasu

23 Osako

14 Hara
16 Tomiyasu
5 N. Ueda
2 Sugioka

20 Abe
7 Shibasaki
3 Nakayama
10 Nakajima

18 Okazaki
21 Kubo

Cadangan: 1 Kawashima, 4 Itakura, 19 Iwata, 17 Matsumoto, 11 Miyoshi, 6 Watanabe, 8 Ito

Pertemuan Terakhir:
16/10/18       Persahabatan            Jepang 4-3 Uruguay
05/09/14       Persahabatan            Jepang 0-2 Uruguay


Baca Juga :
- Akira Nishino Bantah Kesepakatan Melatih Timnas Thailand
- Foyth Tidak Gaptek

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA