#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Susanto dan Novrenda di Jalur Juara GM-GMW Japfa 2019
20 June 2019 01:22 WIB
YOGYAKARTA -  Peluang juara bagi pecatur Indonesia di Turnamen Internasional GM-GMW Japfa 2019 cukup terbuka. Dua dari sektor putra:  GM Susanto Megaranto dan MI Novendra Priasmorodan satu pecatur putri lewat Chelsie Monica Sihite. Syaratnya: mereka harus meraup dua kemenangan laga sisa di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta.

Susanto (2548) sementara menduduki posisi ke-2 klasemen katagori Grand Master dengan torehan 5,5 setengah angka kemenangan sama dengan Novendra dan unggulan utama asal Rusia GM Dimitry Kokarev diposisi 3 serta 4. Sementara puncak klasemen masih dipegang pecatur Kazakhstan Rustam Khusnutdinov (2471) dengan 6 angka kemenangan.

Pada babak 10 pecatur putra nomor satu Indonesia Susanto yang belum terkalahkan memainkan buah hitam ditantang pecatur India MI Das Arghyadip. Sedangkan yuniornya Novendra (2457) jumpa sesama pecatur Indonesia MI Sean Winshan Cuhendi.


Baca Juga :
- Susanto Megaranto Kembali Remis, Rustam Juara Japfa GM
- Persaingan Ketat di GM Wanita, Chelsie Monica Tembus 4 Besar

“Pertandingan nanti bagi Susanto dan Novendra bisa dibilang untuk pemicu raihan gelar juara. Namun keduanya harus bisa memenangkan pertandingan atas lawan-lawannya," ungkap Ketua Bidang Pembinaan PB Percasi Kristianus Liem.   

Das Arghyadip yang dihadapi Susanto dan Sean Winshan kontra Novendra menurut Kristianus Liem bukanlah lawan yang mudah ditundukkan. Apalagi Sean Winshan juga tengah mengejar Norma Grand Masternya.

Novendra mengaku telah melalukan persiapan terhadap varian yang sering dipakai Sean Winshand. Tapi, diakui sesama pecatur DKI Jakarta ini tidak mudah ditundukkan dan selalu tampil agresif disetiap pertandingan. 

“Tolong doain ya mudah-mudahan saya bisa tampil maksimal saat jumpa Winshan dan memenuhi target kemenangan," harap Novendra.

Secara hitungan dengan tambahan full point, Susanto dan Novendra bisa memasuki persaingan gelar juara jika Rustam Kusnutdinov hanya meraih hasil remis atau kalah ketika bertemu dengan unggulan kedua asal Belanda GM Ivan Kovalev (2595).  

“Sokolov yang sempat start jelek dikalahkan Susanto pada babak pertama dan GMW Medina Warda Aulia babak kedua hingga 9 mulai terlihat bangkit. Ini menjadi pertaruhan dirinya ketika bertemu Rustam di babak 10," imbuh Kristianus.

Katagori Grand Master Wanita
Partai yang paling menarik pada babak 10 adalah pertemuan dua pecatur pemuncak klasemen yakni MIW Pujari Rucha (2234) dari India dan andalan Indonesia di katagori ini MIW Chelsie Monica Sihite (2212). Keduanya  menempati peringkat pertama dan kedua sama-sama mengumpulkan 6,5 angka kemenangan.

Tambahan poin penuh bagi Chelsie dan Pujari harus bisa diwujudkan karena jika salah satunya tergelincir masih ada tiga pecatur yang bisa saja melejit dan menggeser posisi mereka.  

“Sudah pasti pertemuan Chelsie dengan Pujari menjadi partai hidup mati. Pemenangnya bertahan di puncak klasemen sekaligus kans merebut juara Japfa Internasional edisi kali ini," jelas Kristianus Liem.  

Tiga pecatur yang membayangi Pujari dan Chelsie di urutan 3 hingga 5 masing-masing MIW Luong Phuong Anh dari Vietnam, kemudian juara bertahan GMW Keti Tsatsalahviili (Georgia) dan pecatur putri masa depan Indonesia FMW Ummi Fisabilillah. Ketiganya mengumpulkan 6 angka kemenangan.


Baca Juga :
- Bukukan 6 Poin, Ummi Fisabillah Penuhi Syarat Norma WIM
- GM Kokarev Tumbangkan Sokolov, Susanto Lima Kali Remis

Pada babak 10 Ummi yang telah meraih norma Master Internasional Wanita keduanya akan menantang Phuong Anh. Sedangkan Keti berhadapan dengan MI Alina L’Ami dari Rumania. 

“Kita berdoa yang terbaik saja, Chelsie maupun Ummi mampu memenangkan pertandinga. Apalagi saat ini motivasi keduanya sangat tinggi karena mampu meraih norma GMW dan MIW di Turnamen Internasional Japfa 2019," tutup Kristianus Liem.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA