#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Final Target Minimal Senegal
20 June 2019 07:57 WIB
DAKAR – Pelatih tim nasional Senegal Aliou Cisse menegaskan timnya tidak akan gentar menghadapi skuat mana pun di Piala Afrika 2019. Tim Singa Teranga (The Teranga Lions) akan bergabung di Grup C bersama lawan yang sudah sangat dikenal, Aljazair, serta dua negara Afrika Timur, Kenya dan Tanzania.

Pada turnamen yang akan digelar di Mesir mulai Jumat (21/6) sampai 19 Juli tersebut, Senegal berharap mampu melewati pencapaian di turnamen serupa, dua tahun lalu. Di Piala Afrika 2017 Gabon, The Teranga Lions terhenti di perempat fnal setelah dihentikan Kamerun – yang lantas juara – lewat adu penalti.

Dari 14 kali turun di Piala Afrika, torehan terbaik Senegal adalah pada 2002. Saat itu, mereka finis di posisi runner-up setelah takluk dari Kamerun di laga final. Pada Piala Afrika ke-32 di Mesir ini, Cisse memgaku akan melihat dan mengevaluasi laga demi laga. Tidak main-main, Senegal sudah mematok final sebagai target minimal.


Baca Juga :
- Daftar Juara Piala Afrika, Aljazair Akhiri Penantian 29 Tahun, Mesir Masih Terbanyak
- Aljazair Juara Piala Afrika 2019, Riyad Mahrez Kalahkan Sadio Mane

“Kekuatan di grup kami terbilang seimbang. Tidak ada tim kecil atau besar. Lagi pula, semua tim yang lolos ke Mesir pasti akan bertarung habis-habisan untuk merebut hasil terbaik,” ucap Cisse, 43 tahun.

Mantan gelandang bertahan tersebut menyebut Aljazair sudah seperti lawan rutin di Piala Afrika. Ini akan menjadi kali ketiga beruntun Senegal bertemu Aljazair di Piala Afrika. Pada 2015, The Teranga Lions dijinakkan Desert Foxes, 0-2. Dua tahun lalu, kedua tim bermain imbang, 2-2, di Gabon.

Di sisi lain, pelatih yang pernah memperkuat Paris Saint-Germain (PSG) pada 1998-2002 itu juga tidak akan meremehkan Kenya maupun Tanzania meskipun kedua tim tidak pernah melangkah lebih jauh dari fase grup selama turun di Piala Afrika.

“Kami harus siap menghadapi situasi yang berbeda di setiap pertandingan. Menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan kekuatan lawan,” tutur Cisse. “Kami akan coba memenangi dan mempelajari laga demi laga karena segalanya sangat mungkin terjadi.”

Cisse juga paham benar posisi Senegal yang menjadi salah satu tim favorit di Piala Afrika kali ini. Itu berarti, setiap tim akan berusaha keras mengalahkan Sadio Mane dan kawan-kawan di setiap pertandingan.


Baca Juga :
- Gol Kilat Bounejah Bawa Aljazair Juara Piala Afrika 2019
- Zidane Sibuk Menyusun Pasukan Madrid, Benzema Beralih ke Aljazair

“Untuk menjadi favorit, kami harus mampu mengalahkan setiap lawan. Itu akan kami mulai saat menghadapi Tanzania pada Minggu (23/6) nanti. Kami harus fokus pada kemampuan sendiri dan tidak memikirkan lawan,” ucap Cisse. “Senegal dan Aljazair jadi favorit di Grup C. Aljazair tambah kuat dengan datangnya Djamel Belmadi (pelatih). Tapi, jangan remehkan Tanzania dan Kenya.”

Setelah melawan Tanzania, The Teranga Lions akan menghadapi Aljazair, empat hari setelahnya. Mereka akan menghadapi Kenya di laga terakhir grup pada 1 Juli.*TRI CAHYO NUGROHO DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA