#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Orang dalam Honda Bocorkan Rahasia Dominasi Marc Marquez
24 June 2019 20:45 WIB
KATALAN - Marc Marquez dominan di balapan MotoGP 2019. Kesuksesan pembalap Spanyol itu dikatakan karena kerja keras Honda di belakang layar.

Manajer tim Alberto Puig mengatkan pahlawan Katalan telah menjadi musuh sekali lagi musim ini. Marquez sudah unggul 37 poin dari pembalap Ducati Andrea Dovizioso di posisi kedua.

Marquez telah menguasai lintasan MotoGP sejak 2013. Tapi Puig mengatakan  ini berkat insinyur Honda membuat sepeda RC213V-nya salah satu yang paling kompetitif di grid.


Baca Juga :
- Finlandia Jadi Tuan Rumah MotoGP 2020, Enam Pembalap Siap Jajal Sirkuit KymiRing
- Dibilang Bakal Pensiun, Rossi Keluarkan Pesan Menantang

"Kami hanya tahu bahwa apa yang ingin kami capai kami berhasil," katanya kepada Pecino GP. "Kami memiliki kekuatan lebih," lanjut Puig.

"Motor ini memungkinkan Marc dalam hal ini tidak kehilangan begitu banyak waktu di trek lurus seperti tahun lalu. Saya pikir kita melihat tahun ini bahwa dia tidak terlalu menderita."

Tentu saja selalu ada hal-hal untuk ditingkatkan, tetapi dia pikir Honda bukan satu-satunya. Tim pabrikan lain juga berbenah memacu tunggangannya.

"Jadi untuk saat ini kami senang dengan apa yang kami lakukan di musim dingin. Tetapi kami tidak akan berhenti berusaha memperbaikinya."

Marquez adalah favorit sekali lagi pekan ini di Assen, Belanda. Dia menang tahun lalu - dan memiliki total tiga kemenangan TT Belanda.

Marquez mengantongi kemenangan mudah di Catalonia terakhir kali setelah rekan setimnya, Jorge Lorenzo, bertabrakan menjadi tiga rival. Saudaranya, Alex, juga menang dalam balapan Moto2.

Berbicara setelahnya, dia berkata: "Jujur saja, ini adalah hari Minggu yang luar biasa bagi kita dan juga saudara saya."


Baca Juga :
- Kariernya Sudah Habis, Ini Jawaban Valentino Rossi
- MotoGP Ceko Jadi Ajang Comeback Lorenzo dari Cedera

"Jadi, ya, Grand Prix di rumah inilah yang saya impikan kemarin. Yah, aku tidak bermimpi. Tetapi ini adalah sesuatu yang harus kita katakan, tidak!" ujarnya.

"Sungguh menakjubkan bisa tiba di sini dengan 12 poin dan pergi dengan 37."*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA