#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Pelti Matangkan Atlet di Indonesia 15W Jakarta
25 June 2019 11:30 WIB
JAKARTA – Indonesia kembali menggelar turnamen berskala internasional. Kali ini, Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) Indonesia W15 Jakarta di Lapangan Tenis Elite Club Epicentrum, Jakarta, 24-30 Juni. Sejumlah pemain andalan Merah Putih pun turun, tak terkecuali Aldia Sutjiadi.

Ini merupakan kali kedua Aldila berlaga di Elite Club Epicentrum. Pekan lalu, petenis 24 tahun itu juga tampil dalam turnamen dengan level lebih tinggi, Pertamina ITF Wowen’s Circuit 25K. Sayang, ia hanya bertahan hingga babak kedua setelah kalah dari wakil Thailand, Peangtam Plipuech, 6-1, 4-6, dan 2-6.

Hasil tersebut diakui Aldila jadi pelajaran berharga. Ia pun optimistis bisa meraih hasil lebih baik di lokasi sama. Di sisi lain, sejumlah petenis unggulan yang tampil, pekan lalu, memutuskan absen di turnamen kali ini. Dengan kata lain, peluangnya untuk menjadi juara ajang ini terbuka lebar.


Baca Juga :
- Karena Keluarga, Arianne Lebih Bertenaga
- Mojang Bandung Ini Tantang Seeded Kelima Jepang

“Pekan lalu, level turnamennya satu tingkat lebih tinggi. Peta persaingan juga lebih merata. Harusnya kali ini saya bisa (raih hasil lebih baik) sebab bisa dibilang peringkat petenis yang tampil tak setinggi sebelumnya. Jadi ada peluang untuk bisa ke final,” kata Aldila kepada TopSkor, Senin (24/5).

Namun demikian, Aldila mengaku waspada karena beberapa pemain hebat tetap tampil seperti Nudnida Luangnam dari Thailand, unggulan pertama. “Saya harus bisa lebih konsisten dan jangan menganggap remeh lawan. Karena bisa saja saya bertemu dengan unggulan pada babak awal,” ia menambahkan.

Tak hanya dari Indonesia dan Thailand, ada peserta yang berasal dari berbagai negara lain seperti Jepang, Cina, India, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, Australia, Afrika Selatan, Aljazair, Belanda, dan Amerika Serikat (AS). Kali ini, Aldila yang menempati posisi ke-455 dunia berstatus unggulan dua.

Merah Putih juga menurunkan sejumlah petenis andalan lain. Sebut saja, Jessy Rompies, Rifanty Kahfiani, Fitriani Sabatini, Fitriana Sabrina, Joleta Budiman, Nadia Ravita, dan Deria Nur Haliza. Sama halnya dengan Aldila, Deria juga menyatakan kesiapan dalam ajang berhadiah total 15.000 dolar AS (sekitar Rp210 juta) itu.

Kepada TopSkor, Deria mengatakan turnamen ini jadi kesempatan menebus kegagalan,  pekan lalu. Pada turnamen tersebut petenis 22 tahun itu memang tak langsung tampil di babak utama. Lantaran peringkat tak mencukupi, Deria harus lebih dulu melakoni dua pertandingan babak kualifikasi. 

Sayang, setelah berhasil memastikan tiket babak pertama, Deria langsung angkat koper usai kalah dari kompatriotnya, Beatrice Gumulya, 4-6, 4-6.  “Untuk kali ini saya langsung lolos ke babak pertama. Beberapa pemain yang tampil, pekan lalu, juga masih ada. Jadi saya akan main semaksimal mungkin,” ujar Deria.

Indonesia juga dipastikan menambah dua wakil pada babak pertama, Rabu (26/6). Oxi Gravitasi Putri dan Putri Sanjungan Insani berhasil meraih kemenangan pada babak kualifikasi, kemarin. Merah Putih juga berpotensi menambah tiga wakil: Bramila Shofia Nenden, Audy Phetricia, dan Samantha Nanere, yang tampil di final kualifikasi, hari ini.

Persiapan SEA Games


Baca Juga :
- Pelti Indonesia W15 2019, Satu Tiket Semifinal di Tangan
- Wakil Merah Putih Tergerus di Pelti W15

Selain berburu gelar, turnamen kali ini dimanfaatkan sebagai persiapan menuju SEA Games XXX/2019 di Filipina. Hal ini diungkapkan Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar, kemarin. “Jadi kita bisa tahu petenis yang cocok untuk tunggal dan ganda. Kami akan terus berusaha memperbanyak turnamen,” katanya.

Pelti juga turut mengirim petenis junior untuk tampil di turnamen kali ini dengan fasilitas wildcard. Ini dilakukan untuk regenerasi dan menambah jam terbang. “Berdasarkan ketentuan yang disampaikan Kemenpora harus ada pemain junior yang masuk tim dan itu juga akan di evaluasi,” ujar Rildo.*MUHAMMAD RAMDAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA