#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Dapat 119 Miliar, NPCI Fokus ASEAN Paragames dan Olimpiade 2020
25 June 2019 10:45 WIB
JAKARTA – Pemusatan latihan nasional (pelatnas) atlet disabilitas segera mendapat anggaran dari Pemerintah. Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPCI) sudah menandatangani Memorandum of Understanding dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senin (24/6).

NPCI akan digelontorkan Rp119,8 miliar. Angka ini dinilai ideal untuk mengantarkan wakil Merah Putih meraih prestasi tinggi di ASEAN Para Games X/2020 Filipina. Sebagai catatan, Indonesia berstatus juara bertahan karena merajai event serupa di Negeri Jiran, dua tahun lalu.

Indonesia mengemas 126 emas, 75 perak, dan 50 perunggu dalam ASEAN Para Games IX/2017 Kuala Lumpur. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi pun berharap NPCI kembali mencatat prestasi gemilang di Negeri Lumbung Padi, begitu Filipina dijuluki.


Baca Juga :
- NPCI Kota Bandung Naik ke Podium Juara
- Jepang Rilis Desain Medali untuk Olimpiade 2020

“Karena SEA Games 2019 baru digelar November-Desember, ASEAN Para Games baru dipertandingkan awal 2020. Dengan begitu, persiapan menuju ke sana cukup panjang. Gelontoran anggaran yang diberikan Pemerintah harus bisa dimaksimalkan dengan torehan prestasi,” ucapnya.

Secara keseluruhan ada 14 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di Filipina. Indonesia harus bisa menguasai yang menyediakan banyak medali seperti atletik dan renang jika ingin mempertahankan juara umum. Tapi, bukan berarti olahraga lain tak diperhitungkan oleh NPCI.

Kemarin, Ketua NPCI Senny Marbun mengatakan dana Rp119,8 miliar cukup untuk persiapan atlet. Sekadar informasi, total ada 16 cabor yang akan dipelatnaskan oleh NPCI karena fokus mereka bukan hanya ASEAN Para Games, melainkan juga Paralimpiade XVI/2020 Tokyo.


Baca Juga :
- Perpani Ingin Tambah Atlet Panahan ke Olimpiade 2020
- PB ISSI Punya PR Besar Jelang Olimpiade 2020

Senny mengatakan, sebelum MoU dilaksanakan, NPCI sudah memberangkatkan atlet ke berbagai try-out demi memudahkan langkah atlet Indonesia ke Negeri Sakura. “Jadi try-out yang kami ikuti ini juga kualifikasi untuk Paralimpiade 2020. Ada poin yang diperebutkan,” ia menambahkan.

Penandatanganan nota kesepahaman ini juga disyukuri Senny karena NPCI sudah berutang ke beberapa pihak untuk menggelar pelatnas di Solo, Jawa Tengah. “Setelah ini kami bisa segera membayar. Semoga usai setelah MoU, pencairan bisa dilakukan secepat mungkin,” ucapnya.*KRISNA C. DHANESWARA

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA