#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
ASIOP Menimba Ilmu di Spanyol
26 June 2019 12:55 WIB
JAKARTA - Menambah wawasan dan pengalaman. Itulah misi yang diusung akademi sepak bola ASIOP dalam program Tour de Spain, 26 Juni-6 Juli 2019. Dengan memboyong 36 pemain dalam tiga kelompok usia (9, 11, dan 14 tahun), ASIOP akan bertolak ke Negeri Matador, Rabu (26/6) malam.

Direktur Utama ASIOP Ade Prima Syarif menyebut perjalanan kali ini akan berbeda dari tur yang pernah dilakukan sebelumnya. Seperti ke Malaysia, Singapura, Hongkong, atau Perth, Australia.

“Di Spanyol nanti pemain akan mendapat pelatihan khusus (coaching clinic) selama dua hari dari pelatih-pelatih CD Leganes di Madrid dan satu hari coaching clinic di Barcelona. Selain itu, kualitas pemain juga akan diuji dalam pertandingan trofeo yang melibatkan dua tim asal Spanyol,” ucap Ade.


Baca Juga :
- Vamos Indonesia Kirim 19 Pemain ke Spanyol, SSB Asal Kecipratan Untung
- Si Kribo Tak Canggung Latihan bareng Timnas Senior, Simon Terkesan

Pemain ASIOP juga akan berkunjung dan mengelilingi isi Stadion Municipal de Butarque (CD Leganes), Stadion Wanda Metropolitano (markas Atletico Madrid), Stadion Santiago Bernabeu (Real Madrid), dan Stadion Cam Nou (Barcelona). Selain bisa mempelajari perjalanan klub dari masa ke masa, tentu pemain akan semakin termotivasi setelah melihat prestasi dan piala-piala yang dipajang dalam markas klub LaLiga tersebut.

Siswa ASIOP Mochammad Devin mengaku sangat antusias mengikuti tur ini. Menurutnya, tur kali ini bukan sekadar jalan-jalan, tapi lebih untuk belajar taktik sepak bola dan juga mengenal budaya Spanyol.

“Harapan saya bisa mendapat pembelajaran taktik sepak bola ala Spanyol yang mainnya dari kaki ke kaki. Lewat trofeo juga akan kelihatan di mana kekurangan kami dan apa yang perlu dikembangkan lagi,” ucap Devin.

Siswa ASIOP lainnya, Timothius Marcellino juga menilai perjalanan ini akan menjadi kesempatan langka baginya. “Ke Eropa bawa nama Indonesia tentu bangga. Ini jarang banget. Ditambah kalau bisa ketemu pemain-pemain top di Spanyol,” ucap Marcellino.

Marcellino mengaku tidak ada perlengkapan khusus yang dibawanya. Seperti pesan pelatih, ia hanya membawa pakaian secukupnya. “Paling bawa obat-obatan dan sedikit cemilan dari Indonesia. Sebab, di sana kan lama pasti kangen makanan Indonesia,” kata Marcellino.

Sementara, pelatih ASIOP Barry Sidik akan memanfaatkan tur ini untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Lalu, ilmu tersebut akan dibawa pulang untuk didiskusikan dengan tim pelatih di Indonesia. “Spanyol adalah kiblat sepak bola Indonesia. Jadi kami coba cari ilmu langsung ke Spanyol,” ucap Barry.

ASIOP juga mendapat kehormatan karena akan dijamu makan malam oleh Dubes RI untuk Spanyol Hermono di Madrid, Jumat (28/6) mendatang. Bahkan istimewanya, mantan pelatih timnas Indonesia asal Spanyol Luis Milla juga akan hadir dalam acara tersebut.*

 

 


Baca Juga :
- Bagus-Beto Langsung Klop hingga Simon Tak Izinkan Pemain Kembali ke Klub
- Persija Akan Rekrut Kakak Kandung Pemain Atletico Madrid Saul Niguez?

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA