#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Djarum Sirnas
Atlet hingga Pejabat Rasakan Pijatan Saiful
27 June 2019 11:39 WIB
SEORANG masseur atau biasa disebut juru pijat, laris manis saat turnamen bergulir. Tidak terkecuali dalam Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Premier Li-Ning Jawa Barat Terbuka yang sedang bergulir di tiga gedung olahraga Bandung, saat ini.

Salah satunya adalah Saiful Bachri, yang terlihat sibuk bukan kepalang. Untuk dunia bulu tangkis Kota Kembang, pria 46 tahun tersebut bukan nama asing karena kerap menangani pemain-pemain yang berlaga dalam kejuaraan.

Saiful dikenal sebagai masseur spesialis dan sudah bertahun- tahun menjalankan profesinya tersebut. Padahal, awalnya, ia hanya juru pijat panggilan yang biasa berkeliling dari satu pintu ke pintu yang lain.


Baca Juga :
- Atlet NPCI Jabar Terbesar Menyumbangkan Bonus Asian Para Games
- Seluruh Atlet Asian Para Games Jalani Proses Klasifikasi 2-5 Oktober

Perlahan, namanya dikenal di kalangan atlet karena pijatannya membawa manfaat besar untuk kondisi fisik mereka. Kemudian, dari mulut ke mulut, Saiful kian dikenal hingga banyak menangani atlet-atlet dari Kota Kembang.

“Awalnya, 1998, saya hanya jadi masseur keliling. Lalu, dari orang ke orang, saya terus mendapat panggilan. Mungkin sudah menjadi garis saya menjadi seorang masseur. Apalagi, banyak dari leluhur saya yang jadi pemijat,” tuturnya.

Tak hanya atlet, Saiful mengaku pijatannya tersebut juga dirasakan oleh orang-orang ternama, dalam hal ini pejabat setempat. Sedangkan untuk atlet, ia pernah menangani Taufik Hidayat, Ricky Subagja, dan Yuli Marfuah.

“Yang sangat membanggakan, saya pernah dipanggil Pak Kapolda, Pak Bambang Brodjonegoro, dan Marwah Daud. Semua karena ilmu saya dilengkapi dengan pelajaran dari Profesor Purba di Sport Medicine KONI Jabar,” ujarnya.

Khusus untuk Sirnas Jawa Barat, kali ini, Saiful dipercaya mendampingi atlet-atlet binaan PB Exist Badminton Club Jakarta. “Alhamdulilah. Perjalanan sejak 1998 jadi pengalaman berharga untuk saya yang hanya berprofesi masseur,” katanya.

Saiful pernah mendapat piagam penghargaan yang lantas disimpan sebagai penanda atas kerja kerasnya selama ini. Salah satunya dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai Sport Masseur terbaik saat Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2008.


Baca Juga :
- Atlet Jetski Aqsa Sutan Aswar Raih Emas ke-12 Indonesia
- Dapat Penghargaan, Ini Komentar Widodo C Putro

“Dalam usia sekarang, menjadi masseur di bidang olahraga sangat menantang karena harus bisa bersaing dengan masseur muda. Tapi, itu justru menjadi motivasi saya untuk terus meningkatkan kemampuan. Bukan masalah,” ujar Saiful.

“Saya sangat berterima kasih kepada Prof. Purba yang banyak membimbing saya selama bertugas di Sport Medicine KONI Jabar. Beliau banyak memberi ilmu kesehatan agar saya bisa lebih baik. Terima kasih,” ia menambahkan.*ARIEF N.K

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA