#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Atlet MMA Asal Indonesia Serukan Perang Terhadap Narkoba
27 June 2019 19:02 WIB
JAKARTA - Masyarakat internasional memperingati 26 Juni sebagai Hari Anti Narkoba Sedunia. Sekaligus momentum menyerukan perang terhadap narkoba dan meningkatkan kewaspadaan.

Menurut Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Heru Winarko, data pengguna narkoba di Indonesia selama tahun 2018 kebanyakan adalah generasi muda dan pelajar.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dimana mayoritas pengguna adalah kalangan pekerja, tentunya data ini sangat mengkhawatirkan – terutama karena generasi muda adalah harapan masa depan bangsa Indonesia.


Baca Juga :
- ONE Championship Siap Gelar Ajang Pencarian Bakat Seni Bela Diri di Indonesia
- Amanda Nunes Bikin Imajinasi Liar, Petarung Wanita Ini Berlatih Telanjang

Dua atlet mixed martial arts (MMA) asal Indonesia, yang tergabung dalam divisi flyweight di ONE Championship, juga angkat suara tentang bahaya narkoba dan bagaimana memeranginya. Atlet asal Jakarta, Rudy “The Golden Boy” Agustian, pernah mengenal beberapa rekan sekolah yang terjerat dan terdampak narkoba.

“Beberapa dari mereka sudah meninggal, beberapa lainnya mampu bertahan; tapi pemikirannya jadi seperti agak kurang pas,” ujar petarung yang tergabung dalam Golden Camp Muay Thai ini.

Disisi lain, Angelo “The Unicorn King” Bimoadji pun memiliki pengalaman yang mirip di dalam lingkungan sosialnya.

“Saya pernah punya teman yang mengalami kecanduan sabu pada saat remaja karena salah pergaulan. Ia jadi membuang masa mudanya gara-gara zat tersebut,” ujar petarung yang tergabung dalam IndoGym ini.

Keduanya pun berbagi nilai-nilai dalam bidang olahraga yang mereka tekuni, yaitu MMA, yang dapat menjauhkan generasi muda dari narkoba.

“Jika kita berolahraga, selain jadi senang dan mengerti manfaat olahraga, kita juga pasti akan mengerti bahwa narkoba itu merusak tubuh selain menghancurkan masa depan kita,” kata Rudy, yang terakhir bertanding pada ajang ONE: FOR HONOR bulan April lalu.

Angelo pun mengamini hal ini. Menurutnya, MMA atau olahraga secara umum memiliki banyak nilai-nilai yang dapat diteladani.

“Utamanya, [olahraga] memberikan kesibukan kepada remaja dan menjauhkan dari hal-hal yang tidak baik. Seorang coach atau guru olahraga akan mengajarkan disiplin dan tanggung jawab kepada anak muda supaya mereka dapat menghindari hal-hal tersebut,” katanya.

Kedua atlet ini pun berbagi pesan mereka bagi para generasi muda Indonesia yang memiliki semangat tinggi dalam menjalani kesehariannya.


Baca Juga :
- Bagaimana Para Juri Memutuskan Pemenang Sebuah Pertarungan
- Tampil Perdana di ONE Championship , Nong-O Gaiyanghadao Langsung Berjaya

“Kalau Anda sayang pada diri Anda, tubuh Anda, keluarga Anda, maka haramkan narkoba. Jangan coba-coba walau sekalipun,” tegas atlet berusia 33 tahun ini.

Sementara Angelo, yang juga terakhir bertanding dalam ajang yang sama dengan Rudy, lebih menyoroti strategi untuk memerangi narkoba dari aspek dunia pendidikan dan sosial. “Kita harus lebih mementingkan program-program bagi anak muda, dibandingkan menakuti masyarakat dengan propaganda bahaya narkoba saja,” katanya.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA