#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Quartararo Mengancam Dominasi di MotoGP
29 June 2019 15:03 WIB
ASSEN – Pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo berpotensi jadi ancaman serius pada putaran kedelapan MotoGP 2019 di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu (30/6). Ia kembali unjuk gigi dan pada Latihan Bebas (FP) 1, Jumat (28/6), dan menjadi yang tercepat dengan 1 menit 33,909 detik.

Quartararo memang berambisi besar menaklukkan Grand Prix (GP) Belanda, menyusul hasil bagus di Sirkuit Barcelona, Katalunya. Tak lama setelah operasi pompa lengan kanan, Quartararo berhasil finis kedua. Ia pun ingin tim membenahi akselerasi YZR-M1 agar memiliki start yang baik.

“Perasaan saya lebih baik dibanding di Barcelona. Saya datang ke sini dengan kondisi hampir sepenuhnya pulih. Titik lemah kami ada pada start karena hampir di tiap lomba, kehilangan empat atau lima posisi. Kami harus bekerja lebih keras,” kara Quartararo seperti dilansir Crash.net.


Baca Juga :
- Tarik Ulur Kalender Balap MotoGP
- Hasil Lengkap MotoGP San Marino: Marquez Ladeni Quartararo Sampai Lap Terakhir!

Petronas Yamaha jadi tim satelit yang paling bersinar, tahun ini, dengan menempati posisi keenam klasemen dengan 85 poin. Mereka hanya tertinggal lima angka dari LCR Honda, satu level di atasnya. Tapi, mereka diperkuat Cal Crutchlow yang memakai motor pabrikan serupa Marc Marquez.

“Kami masih terus memperbaiki motor, berdasarkan pengalaman di GP Qatar. Saya pikir,  kami sudah berada di jalur yang tepat. Untuk di Belanda, kami akan melakukan pekerjaan sama, mencoba tampil baik sejak latihan bebas dan mendapatkan hasil positif di tiap balapan,” kata Quartararo.

Marquez yang menempati posisi keenam pada FP1 dengan 1:34,522 menit, sudah memprediksi akan kesulitan di Sirkuit Assen. Karakter trek kurang cocok dengan RC213V. Ia pun tak yakin bakal melakoni lomba dengan mudah karena menurutnya Yamaha dan Suzuki bakal tampil kuat.

“Kami sadar akan menghadapi beberapa lomba sulit, jadi harus lebih bersabar. Kami memiliki lomba penting di sini dan Jerman sebelum jeda musim panas. Tahun lalu, ada keraguan saat datang ke Assen karena biasanya kami kesulitan. Yamaha dan Suzuki tampil baik,” Marquez menuturkan.

Tahun lalu, Marquez memenangi GP Belanda setelah melewati pertarungan ketat dengan beberapa pembalap besar. Bahkan, ia sempat bersenggolan dengan Alex Rins hingga sempat kehilangan posisi pertama. Beruntung, Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso yang ada di depannya, bersenggolan.

“Kami memiliki kecepatan dan bisa berkendara dengan baik di sini. Tapi ada pertarungan di sana dan itu menjadi lomba terbaik bagi saya, tahun lalu. Kami memenangi balapan tapi yang terpenting adalah motor memiliki kecepatan sepanjang balapan,” kata pembalap Repsol Honda tersebut.


Baca Juga :
- MotoGP Italia 2019 Bukan Zona Nyaman Marc Marquez
- Dovizioso Beruntung Bisa Turun di GP San Marino

Rins pun bertekad meraih kemenangan di Sirkuit Assen karena karakter trek cocok dengan GSX-RR. Ia juga tampil cepat di FP1 dan jadi rider tercepat ketiga. Marquez pun berharap bisa mengulanginya saat kualifikasi. Pasalnya, Suzuki memiliki kelemahan saat kualifikasi di tujuh lomba terakhir.

“Kuncinya menekan gas sepenuhnya. Trek cocok dengan motor Suzuki, tapi juga mendukung motor Yamaha. Kami akan memberikan 100 persen dan saya akan menikmati perlombaan. Melihat tahun lalu di mana ada banyak pembalap di barisan terdepan, itu juga bisa terjadi di tahun ini,” kata Rins.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA