#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Man. City dalam Masalah jika Dilarang Tampil di Liga Champions
29 June 2019 11:24 WIB
MANCHESTER - Manchester City FC melakukan segala cara untuk mencegah UEFA melarang mereka tampil di Liga Champions karena pelanggaran Financial Fair Play (FFP). Juara Liga Primer itu bahkan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dalam upaya untuk membatalkan penangguhan suspensi.

Namun bagaimana jika itu semua tidak berhasil? Apa akibatnya bagi salah satu kekuatan sepak bola di Eropa tersebut? Sportsmail melihat dampak negatif dan juga positifnya, bila The Citizens dilarang berlaga di kompetisi antarklub elite Eropa, seandainya skenario terburuk itu terjadi. Yang jelas sejumlah kekacauan mengintai.

Masalah Pelatih


Baca Juga :
- Man. United Ternyata Memiliki Alasan Tidak Mendepak Solskjaer
- Setan Merah Bisa Eksploitasi Buruknya Lini Belakang City

Fokus terbesar bagi Man. City adalah cara mempertahankan pelatih kelas dunia seperti Josep “Pep” Guardiola tanpa Liga Champions. Saat ini, ia terikat kontrak hingga 2021 di Etihad, tetapi itu tak lantas menghentikan spekulasi yang sudah bermunculan tentang kemungkinan kepergian sang pelatih.

Selama ini Pep tak pernah menghabiskan lebih dari empat musim di klub mana pun yang dilatihnya. Dan ia akan mencapai itu di Etihad akhir 2019/20. Apalagi Jumat (28/9), tiba-tiba, pelatih 45 tahun itu mengutarakan niatnya untuk pulang dan menetap di kampung halamannya, Barcelona suatu hari nanti.

Direksi Man. City sempat menyebut kabar Pep akan mengambil alih posisi Massimiliano Allegri di Juventus FC konyol. Namun sumber di Italia dan Spanyol telah meragukan masa depan Guardiola di Manchester, bahwa 'itu tak bisa dihindari'. Guardiola perlu 'mundur' untuk mencari energi baru.

Eksodus Bintang

Tidak terlibat dalam kompetisi top Eropa mungkin sulit diterima banyak pemain. Risiko yang ditanggung sebuah klub cukup tinggi. Tottenham Hotspur FC harus membayar mahal ketika kehilangan para bintangnya seperti Luca Modric dan Gareth Bale.

Meski tak ada kaitan dengan potensi larangan UEFA, David Silva memutuskan tak akan memperpanjang kontraknya setelah 2020. Sementara, Sergio Aguero pun bisa jadi sedang berpikir untuk pergi. Artinya, kedua pemain itu harus diganti. Segera!

Pemain top The Citizens lainnya mungkin juga melihat ancaman UEFA ini sebagai momen untuk mencari “pelabuhan baru”. Salah satu alasannya, karena setiap anggota skuat Man. City saat ini telah memenangi semua kompetisi domestik.

Rekrutan Baru

Man. City selalu mampu menawarkan tiga hal penting kepada bidikan mereka selama beberapa tahun terakhir: garansi gaji besar, gelar juara, dan kesempatan bermain di kompetisi elite Eropa setiap tahun. Hilang satu di antaranya, maka prospek bergabung ke Etihad tidak akan menarik lagi.

Yang bisa membuat segalanya menjadi lebih sulit bagi Man. City adalah potensi larangan yang berlangsung lebih dari satu musim. Dan, seperti dijelaskan Christopher Flanagan, redaktur pelaksana International Sports Law Journal, klub dapat dihukum dengan cara ‘diskualifikasi dari kompetisi yang berlangsung dan atau diskors di masa depan’.”

Tanpa Silva dan Aguero, juga Vincent Kompany yang telah pergi, itu bisa memengaruhi kinerja domestik tim. Meski akan diperlukan penurunan drastis dalam standar bagi The Citizens untuk terlempar dari posisi empat besar mengingat kekuatan mereka saat ini. UEFA pun tidak ingin kehilangan Man. City lebih dari satu musim.

Implikasi Finansial

Tanpa Liga Champions, finansial Man. City dalam bahaya. Mereka akan kehilangan sebagian besar pendapatan tanpa sepak bola Eropa. Pada 2017/18, klub menerima hadiah lebih dari 57 juta paun. The Citizens juga harus mewaspadai aturan FFP di Liga Primer.

Levelnya lebih ringan daripada UEFA, yakni memungkinkan klub kehilangan hingga 100 juta paun selama tiga musim di bawah 'Aturan Profit dan Keberlanjutan', meskipun ada juga batasan kepada seberapa banyak tim, untuk bisa meningkatkan anggaran upah pada setiap musim.


Baca Juga :
- Manchester City Enggak Mau Gila Pikirkan Liverpool
- The Citizens Mulai Realistis

Pulihkan Diri

Setidaknya, tanpa sepak bola Eropa, Man. City punya waktu untuk memulihkan sakit hati gara-gara dua kegagalan beruntun di Liga Champions. Fokus lebih besar pada aksi domestik juga memungkinkan kesempatan bagi mereka untuk mengulang prestasi musim lalu dan mencari treble domestik lainnya.***NURUL IKA HIDAYATI

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA