#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
MMA Diproyeksikan ke Olimpiade, Gairah Baru Bagi Para Atlet One Championship Indonesia
01 July 2019 17:12 WIB
JAKARTA - One Championship berkomitmen untuk membawa mixed martial arts (MMA), atau seni bela diri campuran, menjadi salah satu olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade.

Ide untuk membuat disiplin bela diri ini mendapat pengakuan resmi dari ajang empat tahunan tersebut telah menjadi misi pribadi Chatri Sityodtong, CEO dan Chairman ONE Championship yang juga merupakan praktisi bela diri Muay Thai.

Hal ini pun memantik semangat baru bagi para atlet MMA, termasuk para bintang asal Indonesia yang mendambakan kehadiran disiplin bela diri ini di ajang olahraga terbesar di dunia.


Baca Juga :
- Petarung Ini Dibilang Gila, Ditendang Kepalanya Tak Terasa Sakit
- Takdir Olga Rubin Kembali Bertarung Setelah Enam Bulan Melahirkan ... 

Bagi Priscilla “Thathie” Hertati Lumban Gaol, keberadaan MMA di ajang Olimpiade merupakan sebuah terobosan yang layak diperjuangkan. Menurutnya, menyaksikan MMA dipertandingkan di Olimpiade merupakan dambaan nyaris semua atlet MMA. “Rencana tersebut cukup mengejutkan,” ujar Priscilla.

“Menjadikan MMA sebagai olahraga yang diakui Olimpiade merupakan hal yang sangat mungkin saat ini, namun tantangannya adalah agar bisa mendapat dukungan dari berbagai pihak.”

Priscilla menyadari bahwa jalan yang harus ditempuh masih panjang, sebelum akhirnya hal tersebut menjadi kenyataan. Namun bila mimpi ini terjadi, ia berharap masih memiliki kesempatan mewakili negaranya dalam cabang olahraga ini di Olimpiade.

“Saya menyambut baik ide tersebut. Jika kesempatan itu datang, saya akan berusaha paling keras untuk meraih peluang tersebut,” tekad Priscilla.

Ide membawa MMA ke ajang Olimpiade memang bukan isapan jempol semata. April lalu, ONE Championship menjalin kerjasama dengan Asosiasi Global MMA (GAMMA) sebagai langkah awal. Menurut Chatri, baik ONE maupun GAMMA memiliki etos dan nilai yang sama yang diusung oleh panitia Olimpiade.

“Saya percaya bahwa ONE Championship dan GAMMA berbagi nilai-nilai dan visi yang sama yang diusung oleh Olimpiade, yakni integritas, kerendahan hati, kehormatan, respek, dan merayakan bagian terbaik dari diri kita sebagai manusia,” ungkap Chatri.

“Dan itulah mengapa saya yakin bahwa ONE Championship dan GAMMA adalah tim terbaik untuk membawa industri global MMA ke dalam Olimpiade.”

Semangat yang sama dirasakan Anthony “The Archangel” Engelen, atlet Indonesia berdarah Belanda yang kini bertanding di divisi featherweight ONE.

Setelah penampilannya di Shanghai, Cina, dalam ajang bertajuk ONE: LEGENDARY QUEST, ia mengatakan bahwa MMA memiliki peluang besar untuk dipertandingkan di ajang Olimpiade. “Membawa MMA ke ajang Olimpiade tentu saja sebuah kemungkinan, meskipun saya tidak bisa memprediksi kapan kira-kira hal itu akan terwujud,” ujar Anthony.

“Hal ini akan menjadi daya tarik tersendiri, karena saat ini tiap negara memiliki atlet MMA terbaik yang dapat mewakili negaranya.”


Baca Juga :
- Michelle Nicolini Berniat Taklukkan Angela Lee
- Kemenangan di Malaysia, Petarung Indonesia Ini Ingin Angkat Ekonomi Keluarga

“Pertanyaannya adalah, apakah setiap negara akan mengirimkan atlet profesional terbaiknya?”

Anthony juga berpendapat tentang penyesuaian regulasi yang harus dilakukan terkait MMA ketika olahraga ini diakui secara resmi di olimpiade. Menurutnya, MMA adalah olahraga keras yang banyak melibatkan kontak fisik.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA