#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Apa Yang Dipertaruhkan Dalam ONE: MASTERS OF DESTINY?
02 July 2019 14:45 WIB
KUALA LUMPUR - ONE Championship kembali ke Kuala Lumpur, Malaysia dengan sebuah gelaran spekatkuler pada hari Jumat (12/7), serta menampilkan pertaruhan tinggi antar atlet yang bertanding.

Puncak dari ajang ONE: MASTERS OF DESTINY menampilkan salah satu pertandingan ulang kickboxing terbaik sepanjang masa, dimana Giorgio “The Doctor” Petrosyan dan Petchmorakot Petchyindee Academy akan kembali untuk pertaruhan terbesar dalam karir mereka.

Satu pertandingan sebelumnya akan menampilkan Juara Dunia ONE Women’s Atomweight “Unstoppable” Angela Lee yang mencari tantangan baru dalam divisi strawweight. Ia kini akan menghadapi Michelle Nicolini, atlet yang delapan kali berhasil menjadi Juara Dunia Brazilian Jiu-Jitsu.


Baca Juga :
- Ditekuk Khabib, Petarung Ini Tantang McGregor, Bila Menolak, Tendang Saja dari UFC
- ONE Championship Siap Gelar Ajang Pencarian Bakat Seni Bela Diri di Indonesia

Gelaran Jumat malam itu juga akan dipenuhi oleh bintang lokal dan atlet dunia lainnya di Axiata Arena, Kuala Lumpur.

Berikut adalah beberapa pertaruhan terbesar dalam ajang ONE: MASTERS OF DESTINY bagi para pesertanya:

Tiket Menuju Semi Final World Grand Prix

Dalam pertandingan puncak antara Giorgio dan Petchmorakot, kedua petarung ini akan memperebutkan tiket menuju semi-final ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix.

Setelah pertama kali bertemu dalam pertandingan sebelumnya di bulan Mei, saat ini mereka akan kembali untuk melihat siapa yang menjadi pemenang sebenarnya.

Siapapun yang lolos ke babak semi-final akan berhadapan dengan Juara Dunia dua divisi dari Lion Fight Muay Thai “Smokin’” Jo Nattawut, dan akan berada selangkah lebih dekat ke perebutan gelar juara turnamen ini dan hadiah sebesar satu juta dolar Amerika Serikat.

Apakah Giorgio mampu melanjutkan penampilan sebagai salah satu striker terbaik dunia, ataukah Petchmorakot akan menggoncang dunia dengan mengalahkan “The Doctor”?

Selangkah Lebih Dekat Ke Sabuk Emas Divisi Strawweight

Angela Lee jelas ingin membuktikan diri dengan memenangkan emas di divisi strawweight. Mungkin sebelumnya ia belum beruntung dalam usahanya menjadi Juara Dunia dua divisi ONE pada bulan Maret, tetapi ratu atomweight ini memiliki motivasi besar dalam pertarungan berikutnya.

Dianggap sebagai grappler paling berbahaya di dalam divisi strawweight, Michelle memulai debut profesionalnya pada bulan Juni 2011 dan berhasil mengaplikasikan teknik BJJ kelas dunia dalam kompetisi MMA.

Atlet asal Brasil ini melihat pertarungannya dengan Angela sebagai sebuah ujian untuk masuk ke dalam jalur yang akan membawanya melawan Juara Dunia ONE Women’s Strawweight “The Panda” Xiong Jing Nan.

Kedua atlet ini memiliki rekor penyelesaian tinggi dan sama-sama mengincar emas. Tetapi, hanya salah satu yang berhak untuk maju dan merebut tempat tertinggi dalam divisi ini.

Para Atlet Malaysia Bersiap Menuju Pertarungan Kelas Dunia

Beberapa pahlawan bela diri asal Malaysia berniat menghantarkan kemenangan bagi pendukung tuan rumah pada hari Jumat, 12 Juli nanti.

Ev “E.T.” Ting akan mencoba mengalahkan Juara Dunia Pancrase Welterweight Daichi Abe dan kembali untuk naik setingkat mendekati perebutan gelar Juara Dunia ONE Lightweight.

Sementara itu, atlet wanita divisi atomweight andalan Malaysia Jihin “Shadow Cat” Radzuan berharap untuk mengalahkan atlet sensasional dari Filipina Jomary Torres dan kembali membangun momentum menuju emas di dalam divisinya.

Satu pertandingan lainnya yang patut disimak adalah pertemuan antara dua rekan senegara dalam turnamen ONE Super Series divisi bantamweight, dimana Saiful “The Vampire” Merican akan berhadapan dengan Mohammed “Jordan Boy” Bin Mahmoud di bawah peraturan Muay Thai.


Baca Juga :
- Khabib Nurmagomedov Targetkan Rekor 30-0, Ini Dua Lawan Berikutnya
- Amanda Nunes Bikin Imajinasi Liar, Petarung Wanita Ini Berlatih Telanjang

Perjuangan para atlet tuan rumah ini tentunya akan memanaskan suasana, terlepas dari siapapun yang akan tetap berdiri pada akhir pertandingan.

Tentunya hal ini juga disambangi dengan dua atlet Indonesia yang akan bertanding di Axiata Arena, yaitu Adrian “Papua Bad Boy” Mattheis yang akan melawan atlet asal China Li Zhe, serta petarung senior Indonesia Abro Fernandes yang akan membuktikan diri melawan Gurdarshan Mangat.

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA