#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Halal Bi Halal KPSN Tegaskan Dukungan Berantas Mafia Bola
30 November -1 00:00 WIB
JAKARTA – Perwakilan empat matra angkatan, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, dan Kepolisian RI menghadiri acara Halal Bihalal Idul Fitri 1440 H Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (3/6/2019). Acara itu mengusung tema, “Bersatu Mendukung Presiden RI Bersihkan PSSI dari Mafia”.

Dalam acara yang dimeriahkan grup band legendaris Panbers ini, para perwira tinggi dari empat matra angkatan itu berbaur dengan undangan lainnya. Antara lain para mantan pemain legendaris, pengurus PSSI, voters PSSI, pemilik dan pengurus klub sepak bola, Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia Ignatius Indro, politisi, wartawan senior sepak bola Yesayas Oktovianus, sampai Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Dr Achmadi SH.

Yesayas yang diberikan kesempatan menyamapaikan testimoni mendukung tekad Presiden Jokowi membersihkan PSSI dan persepakbolaan Indonesia dari mafioso.


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen Liga 1 2019, Kamis Malam
- Meriah dan Menantang, PRURide Indonesia Sukses Gaet Ribuan Peserta

“Presiden Jokowi menyampaikan langsung kepada saya mau memberantas mafia hingga ke akar-akarnya. Sebab itu, langkah Pak Suhendra ini baik sekali, selaras dengan tekad Presiden,” ujarnya.

Ketua KPSN Suhendra Hadikuntono dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran para undangan dari beragam latar belakang itu. Senyampang masih dalam suasana Lebaran, atas nama pribadi, keluarga dan KPSN, Suhendra menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir batin.

Menurut Suhendra, Presiden Jokowi memberikan perhatian yang lebih terhadap kondisi persepakbolaan nasional dan PSSI yang tengah dirundung berbagai masalah, mulai dari match fixing atau pengaturan skor pertandingan, carut-marutnya pengelolaan organisasi PSSI, hingga mandulnya prestasi sepak bola nasional.


Baca Juga :
- Prudential Indonesia Selenggarakan Sportsfest Terbesar
- Pelatih Tak Menyangka Aldila Bisa Masuk Final Tunggal Putri SEA Games 2019

Karena masa tugas Satgas Antimafia Bola Polri tidak diperpanjang, kata Suhendra, untuk menuntaskan pemberantasan match fixing, KPSN akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

“Kami sudah meminta KPK untuk melakukan audiensi. Jangka panjang membersihkan PSSI dan persepakbolaan nasional dari praktik suap dan korupsi, KPSN telah mendaftarkan komisionernya sebagai calon pimpinan KPK,” cetus pendiri Hadiekuntono’s Institute (research, intelligent, spiritual) ini.*

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
news
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA