#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Buffon Kembali ke Juve untuk Misi Berbeda
05 July 2019 12:38 WIB
TURIN – Gianluigi Buffon menghabiskan 6111 hari bersama Juventus FC. Kepergiannya membuat tifosi patah hati dan kiper tersebut menangis di Allianz Stadium. Tak ada yang membayangkan bahwa 411 hari setelah peristiwa menyedihkan itu, mereka akan mengucapkan ‘Bentornato Gigi!’

Ikatan kuat membuatnya kembali ke Turin setelah satu musim berkelana di Paris Saint-Germain. Kembalinya Buffon ini juga tak lepas dari bujukan Presiden Juve Andrea Agnelli. “Kalau kamu pergi ke Spanyol (Barcelona, red.) hanya untuk menjadi kiper cadangan, lebih baik kembali kepada kami,” katanya.

Kamis (4/7)  pukul 08.00, pemain 41 tahun tersebut tiba di J Medical disambut 150 suporter. Tes medis dan  penandatanganan kontrak yang jatuh tempo akhir musim depan dilakukan berturutan. Portiere yang mendapat 1,5 juta euro (sekira Rp23,9 miliar) itu memiliki misi lain dalam kepulangannya kali ini.


Baca Juga :
- Daftar Pemain Juventus untuk Laga Menghadapi Parma
- Misi Revans Di Francesco

Sebagai kiper nomor dua, setelah Wojciech Szczesny, Buffon ingin diberi peluang memadai sehingga dapat mengukir rekor. Sebenarnya cukup 8 pertandingan untuk menghapus sejarah yang ditulis Paolo Maldini, sebagai pemain dengan penampilan paling banyak di Seri A. Dia pun berpeluang menjadi menjadi pemain pertama yang mengoleksi 10 gelar Scudetto.

Seandainya Sarri mengirimkan ke arena Liga Champions, Buffon bisa menyodok ke peringkat kedua klasemen pemain tertua , menggeser Mark Schwarzer dan Oleksandr Skovkovskiy. Mustahil merobek rekor Marco Ballotta, yang masih berjuang di turnamen elite itu di usia 43 tahun dan 253 hari. Eks pemilik kostum nomor satu tim nasional Italia itu terinspirasi pada Dino Zoff, yang memainkan final Liga Champions pada usia 41 tahun dan 86 hari.

Tugas mantan pemain Parma Calcio tersebut tidak semata mengawal gawang saja. Namun, dia juga membantu pelatih Maurizio Sarri mengurus tim bersama Barzagli. Ini adalah tahapan penting sebelum melanjutkan karier sebagai pemimpin masa depan I Bianconeri.

De Ligt Menjauh

Menuntaskan transfer Matthijs De Ligt ternyata tak semudah yang dibayangkan. Bek remaja itu menjauh setelah tawaran pertama si Nyonya Besar, senilai 65 juta euro, ditolak direksi Ajax. Kini klub Belanda itu meminta 87 juta euro.

Nama kapten tersebut pun dibubuhkan dalam daftar pemain I Lancieri yang akan mengikuti persiapan pramusim. Kabar tersebut tentu mengecewakan Direktur Olahraga Fabio Paratici, yang kini sedang mengurus operasi mercato Joao Cancelo dan Mauro Icardi. Dalam beberapa hari, kemungkinan dia akan ada di Amsterdam untuk bernegosiasi dengan agen De Ligt Mino Raiola dan Ajax.

Paratici bertemu dengan orang kepercayaan agen Jorge Mendes di Ibiza kemarin. Mereka membahas kemungkinan melepas Cancelo. Saat ini, bek kanan itu diperebutkan Manchester City dan Barcelona.


Baca Juga :
- Si Nyonya Besar Bidik Kemenangan Tanpa Sarri
- Belotti-Zaza Makin Selaras

Pelatih The Citizens Pep Guardiola menganggap pemain asal Portugal itu sebagai prioritas untuk meningkatkan kualitas skuatnya, terutama di sayap. Setali tiga uang, Barca juga butuh gelandang kanan untuk mengantisipasi kepergian Nelson Semedo ke Atletico Madrid.

Jadi harga tawaran untuk Cancelo akan menentukan tujuan pemain di musim depan, sampai sekarang Paratici menekankan kepada City hanya menginginkan 60 juta euro tunai. Mungkin dalam kesempatan ini, dibicarakan juga kans mendapatkan Matteo Darmian, yang meminta kepada Manchester United untuk dikembalikan ke Italia. Sementara Gonzalo Higuain mungkin akan didorong ke AS Roma, untuk memberi tempat bagi Icardi.*** Dari Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA