#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Stadion Siliwangi Bertuah, Bandung United Raih Kemenangan Perdana
08 July 2019 11:02 WIB
BANDUNG – Magis Stadion Siliwangi langsung menyapa Bandung United. Minggu (7/7) dalam lanjutan Liga 2 2019 Wilayah Timur. Di “stadion keramat” tersebut Tantan dan kawan-kawan tampil impresif. Sepak bola menyerang bisa dihamparkan. Buntutnya sang tamu Persibat Batang di buat tidak berdaya.

Empat gol digelontorkan Bandung United ke jala Laskar Alas Roban. Muhammad Rhezam Baskoro menyumbangkan brace. Ujung tombak Muklisin Aziz Hutagalung dan M Iqbal menyumbang satu gol untuk pesta gol Bandung United. Ini kemenangan perdana yang dinanti Bandungi United pada kompetisi Liga 2.

"Permainan mencair. Sejak menit awal pemain tampil konsisten. Mereka tidak menghamparkan permainan high pressing tapi efektif membongkar benteng pertahanan lawan," kata Liestiadi.


Baca Juga :
- Persita vs PSGC, Persita Bakal Main Merapat
- Bandung United Dapat Limpahan Lima Pemain Persib

Yang membanggakan pelatih Bandung United ini, lini depannya tidak lagi terburu-buru memaksimalkan peluang. Chemistry yang bagus membuat finishing touch yang jadi problem utama di dua laga sebelumnya, benar-benar menguap. Penyerang Bandung United tajam menjebol gawang tamunya.

"Finishing touch tim kami dalam laga ketiga ini, jujur, sangat tajam. Mereka bisa mengubah keadaan ketika laga belum 15 menit. Gol demi gol pun bisa disodorkan karena feeling gol pemain depan kami sangat bagus. Kerja keras benahi ketajaman untuk menjebol gawang rival," ujarnya.

Program di dalam kelas yang disuntikkan Liestiadi, setiap kali usai berlatih di lapangan, terbukti ampuh. Pemain tampil kompetitif dan membuat anak asuh Freddy Muli kehilangan kreativitas. Banyak melakukan kesalahan.


Baca Juga :
- Paceklik Kemenangan Berlanjut, Bhayangkara FC Darurat Pelatih
- Puja Abdillah: Tidak Masalah Main di Liga 2

"Pertahanan juga sangat bagus. Tidak bisa dibikin frustrasi. Sangat rapat dan solid. Tidak beri ruang kosong buat rival. Itu hasil evaluasi dan diskusi di kelas yang kami lakukan setelah berlatih di lapangan," ujar Liestiadi.

"Sebaliknya dengan pertahanan kami. Sangat mudah ditembus para pemain Bandung United. Koordinasi antar pemain belakang sangat lemah. Taktik bertahan tidak berjalan sesuai harapan. Selalu ada ruang kosong yang bisa dimanfaatkan pemain Bandung United," Freddy menimpali.*Dani Wihara

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA