#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS
Perang Neymar dan PSG
09 July 2019 17:01 WIB
PARIS - Neymar dan Paris Saint-Germain berperang. Dia tak kelihatan batang hidungnya di pusat pelatihan. 

Superstar Brasil itu berulah. Neymar tidak tampak pada latihan pra-musim pada Senin (8/7). Dia tampaknya sengaja mangkir. Tentu dengan harapan PSG menjualnya.

Neymar memang sangat ingin meninggalkan PSG. Dia telah dikaitkan dengan kembali ke Barcelona. Tetapi kesepakatan antara klub tidak diyakini tercapai.


Baca Juga :
- Dzeko Perpanjang Kontrak dengan Roma, Berpengaruh ke Inter, Napoli, Juventus, PSG
- Neymar Tinggalkan PSG, Ligue 1 Kehilangan Pamor, Kata Villas-Boas

PSG sangat kecewa dengan tidak munculnya Neymar. Klub Paris itu mengatakan akan mengambil tindakan yang tepat dan menyebut situasi tersebut menyedihkan.

Senin ini, 8 Juli, Neymar da Silva Santos Junior dipanggil untuk memulai kembali kegiatan bersama di kemp Paris Saint-Germain.

“Paris Saint-Germain menemukan bahwa Neymar Jr tidak muncul pada waktu dan tempat yang disepakati, tanpa sebelumnya telah diizinkan oleh Klub," demikian pernyataan PSG.

"Paris Saint-Germain menyesalkan situasi ini dan akan mengambil langkah-langkah tepat yang dihasilkan darinya."

Neymar berada di Brasil selama akhir pekan untuk menyaksikan tim nasional kesayangannya mengalahkan Peru di final Copa America. Pemain berusia 27 tahun itu tidak dapat tampil di turnamen, setelah mengalami cedera dalam pertandingan pemanasan.

Meskipun cedera, PSG menuntut kehadiran Neymar untuk pertemuan tim dan sekarang cenderung mendenda Neymar karena ketidakhadirannya.

Neymar akan menghadiri final dunia Red Bull Neymar Jr's Five - turnamen lima sisi yang ia adakan setiap tahun - di kota kelahirannya Praia Grande pada Jumat-Sabtu pekan ini.


Baca Juga :
- Coutinho Bersedia Jadi Pemulus Neymar
- Pemain Bintang Barcelona Ini Menolak Jadi Tumbal Kembalinya Neymar

Neymar mungkin mencoba memaksa PSG untuk menjualnya. Tetapi menurut presiden Barcelona Josep Bartomeu, klub Paris berada dalam posisi berkuasa.

"Kami tahu bahwa ia ingin meninggalkan Paris Saint Germain. Tetapi kami tahu bahwa mereka tidak ingin dia pergi sehingga tidak ada kasus [untuk menjawab]," kata Josep Bartomeu.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA