#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Ada yang Berbeda dari Audisi Djarum Tahun Ini
10 July 2019 09:35 WIB
JAKARTA - Berkaca dari pengalaman dan hasil evaluasi beberapa gelaran sebelumnya, Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 akan tampil beda. Pertama, fokus pelaksanaan Audisi Umum kali ini akan terkonsentrasi di lima kota Pulau Jawa, yakni Bandung, Purwokerto, Surabaya, Solo, dan Kudus.

Hal lain yang membedakan adalah fokus proses seleksi. Tahun ini, penyelenggara lebih menitikberatkan pada dua kelompok usia putra dan putri U-11 (di bawah 11 tahun) dan U-13 (di bawah 13 tahun).

Tahun lalu proses pencarian bibit pebulu tangkis ini dilaksanakan di delapan kota. Selain Pulau Jawa, PB Djarum juga mencari atlet berbakat yang tersebar di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Ketika itu pula seleksi terbagi dalam tiga kategori usia yakni U-11 (6-10 tahun), U-13 (11-12 tahun), dan U-15 (13-14 tahun).


Baca Juga :
- Purwokerto Loloskan 26 Anak ke Final Audisi di Kudus
- Audisi Djarum Jangan Berhenti

Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, mengatakan, pemilihan dan jumlah kota tahun ini tidak lepas dari perkembangan serta evaluasi dari Audisi Umum sebelumnya. Namun, PB Djarum juga tetap mengundang orangtua dan para pelatih dari luar Pulau Jawa untuk turut proses seleksi.

“Melalui penyelenggaraan Audisi Umum ini, Djarum Foundation ingin memastikan nyala api prestasi bulu tangkis Indonesia tetap terjaga dan semakin meningkat di level dunia. Kami berharap, tahun ini bisa menemukan lebih banyak bakat super istimewa yang memiliki semangat serta daya juang tinggi,” kata Yoppy.

Format seleksi memakai dua kelompok usia, U-11 dan U-13, ini sejatinya pernah dilakukan pada 2017 lalu. Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi menjelaskan hal ini kembali dilakukan agar pelatih PB Djarum bisa sedini mungkin mengasah bakat yang dimiliki para atlet.

Hal ini juga untuk menjawab langkah dari Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang membuka kesempatan kepada atlet berusia lebih muda untuk bergabung dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas).

“Hal ini penting karena persaingan di pelatnas sangat ketat. Kami ingin ketika atlet-atlet PB Djarum masuk pelatnas sudah memiliki daya saing tinggi dan bermental juara saat membela Indonesia pada masa mendatang,” tutur Fung.

Demi mendapatkan atlet terbaik, PB Djarum akan menerjunkan Tim Pencari Bakat yang dikomandani legenda bulu tangkis Indonesia, Christian Hadinata. Selain itu ada pula nama-nama yang kompeten dalam olahraga tepok bulu seperti Sigit Budiarto, Antonius Budi Ariantho, Lius Pongoh, Yuni Kartika, Maria Kristin, Luluk Hadiyanto, Hariyanto Arbi, Eddy Hartono, Engga Setiawan, Sulaiman, Ferry, dan Roy Djojo Effendy.

Adapun proses seleksi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur. Tim Pencari Bakat bertugas untuk memantau atlet-atlet muda dengan bakat istimewa baik dari segi teknik, skill hingga postur tubuh.

“Untuk fisik, tahun ini kami akan mencari pemain yang gesit, itu poin utama. Tapi, bila ada pemain yang memiliki bakat istimewa lainnya, kami juga membuka pintu untuk bergabung dan berlatih sebagai atlet PB Djarum,” kata Fung.

Adapun setelah lolos Audisi Umum dan bergabung dengan PB Djarum, para atlet muda berada di asrama PB Djarum di Kudus. “Pada tahun pertama, selain berlatih mereka juga akan diberi kesempatan mengikuti lima hingga enam turnamen. Dari hasil turnamen tersebut, kami melakukan evaluasi,” ucap Fung.

Saat ini terdapat 18 atlet muda PB Djarum hasil Audisi Umum yang berada di pelatnas. Di antaranya Leo Rolly Carnando dan Indah Cahya Sari Jamil yang menjadi juara ganda campuran dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2018.


Baca Juga :
- Audisi di Purwokerto Sengit dan Berbeda
- Juara Superliga 2019, Tim Putra PB Djarum Diguyur Rp 300 Juta

“Dengan adanya belasan atlet hasil Audisi Umum yang masuk pelatnas, kami berharap mereka bisa memberikan kontribusi berarti pada masa mendatang. Kami juga memanggil atlet-atlet muda lainnya bergabung dalam Audisi Umum tahun ini sehingga ke depan kita bisa mencetak juara-juara baru bagi Indonesia,” ujar Fung.***MUHAMMAD RAMDAN

Jadwal, Kota, dan Lokasi Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2019
28-30 Juli                   Bandung       GOR KONI
8-10 September         Purwokerto   GOR Satria
20-22 Oktober            Surabaya      GOR Sudirman
27–29 Oktober          Solo Raya       GOR RM Said, Karanganyar
17-19 November       Kudus             GOR Djarum, Jati
20-22 November       Final               GOR Djarum, Jati, Kudus      

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA