#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ricardo Gareca Tidak Mau Melatih Argentina
10 July 2019 13:38 WIB
LIMA – Kegagalan Peru meraih gelar Piala Amerika 2019 tidak membuat Ricardo Gareca hilang dari perhatian. Sebaliknya, nama pelatih 61 tahun tersebut justru disebut-sebut sebagai calon pelatih masa depan timnas Argentina. Pencapaian pria berwajah tirus ini dalam membawa Peru ke final memang membuat publik sepak bola negeri kelahirannya, Peru, mengagumi sosok Gareca.

  Sebagian pers Argentina pun menilai bahwa Tim Tango memiliki prospek yang baik jika ditangani pelatih seperti Gareca. Namun, harapan masyarakat Argentina tampaknya tidak akan terwujud karena Gareca sudah terikat dengan Los Incas di antaranya terkait kontrak yang masih tiga tahun lagi. Di sisi lain, meski berasal dari Argentina, Gareca merasa telah mendapatkan penghargaan tinggi baik dari federasi sepak bola Peru maupun publik sepak bola negeri ini.


Baca Juga :
- Kemampuan Foyth Bermain Dua Posisi Untungkan Tottenham
- Hasil Undian Grup Piala Dunia U-17 2019, Argentina dan Spanyol Satu Tempat

Gareca sendiri sudah mendengar terkait isu tersebut. Saat ini, posisi pelatih timnas Argentina memang semakin tidak jelas setelah kegagalan Lionel Messi dan kawan-kawan dalam Piala Amerika 2019 yang baru berlalu itu. Kontrak Lionel Scaloni sebagai pelatih Tim Tango akan berakhir pada akhir 2019 ini. Ini pula yang kemudian membuat nama Gareca masuk dalam daftar pelatih yang diinginkan publik Negeri Tango.

Meski demikian, Gareca dengan nada tegas menolak spekulasi tersebut. “Saya memiliki rasa hormat dan cinta dengan negeri kelahiran saya. Namun, saya memiliki kontrak dengan Peru, negeri yang telah memberikan saya banyak hal,” kata Gareca, Senin (8/7) lalu. Peru memang berharap kepada Gareca. Bersama pelatih ini, Peru berhasil tampil lagi dalam ajang Piala Dunia (2018) setelah absen panjang. Sukses membawa Peru ke final pun menjadi prestasi tersendiri yang membuat namanya semakin diakui sebagai salah satu pelatih hebat asal Argentina.

“Kontrak saya baru akan berakhir pada 2021 dan saya memilih untuk menghormati kontrak tersebut,” kata Gareca lagi. Misi Gareca adalah membawa Peru lolos ke putaran final Piala Dunia 2022. Jika berhasil, Gareca akan mendapatkan perpanjang kontrak satu tahun lagi. “Saya memiliki komitmen yang besar dengan Peru dalam segala aspek,” dia menegaskan.

Keputusan Gareca pun mendapat dukungan dari Juan Antonio Pizzi. Pelatih asal Argentina yang membawa Cile juara Piala Amerika 2016 ini menilai bahwa yang lebih baik bagi Argentina saat ini adalah memberikan dukungan kepada Scaloni.


Baca Juga :
- Sukses di Piala Amerika, Everton Ingin Jajal Sepak Bola Eropa
- Messi Mungkin Lupa, Dia Sukses karena Pemain Brasil

“Yang dilakukan Gareca bersama Peru memperlihatkan kualitas pelatih asal Argentina. Dia pelatih hebat. Namun, untuk saat ini, akan lebih baik menghargai pelatih Argentina saat ini. Saya lebih memilih memberikan dukungan kepada Scaloni untuk memanfaatkan kontraknya dengan baik,” kata Pizzi.*

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA