#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Publik Menunggu James Bermain sebagai Point Guard
10 July 2019 09:45 WIB
LOS ANGELES - LeBron James selama ini dikenal sebagai salah satu forward terbaik yang pernah ada di NBA. Tetapi, apa jadinya bila peraih empat penghargaan Pemain Terbaik (MVP) NBA itu (2009, 2010, 2012, 2013) turun sebagai point guard?

Salah satu yang membuat Los Angeles Lakers cukup pusingkan pada bursa perpindahan pemain 2019 ini adalah banyaknya sederet pemain berkualitas. Kini, mereka memiliki Anthony Davis, DeMarcus Cousins, dan Danny Green. Kendati begitu, tim asuhan Frank Vogel tersebut gagal mendapatkan point guard yang diinginkan.

Betapa tidak, mereka hanya memperoleh eks pemain cadangan Golden State Warriors, Quin Cook. Sejatinya, Lakers masih memiliki sosok berpengalaman, Rajon Rondo di posisi 1 (sebutan lain point guard). Tapi tetap saja manajemen maupun tim pelatih tak puas. Sebab, incaran mereka sesungguhnya adalah D’Angelo Russell yang akhirnya memilih Warriors setelah tak diperpanjang Brooklyn Nets.


Baca Juga :
- Piala Dunia FIBA Sedikit Lagi, Dua Pemain Ini Malah Mundur dari Timnas Amerika Serikat
- Timnas Bukan Prioritas untuk Pemain NBA

Akhirnya, langkah cukup nyeleneh pun kabarnya bakal ditempuh Vogel. Berdasarkan sumber yang digali situs yahoo sports, mantan pelatih Indiana Pacers itu berencana menjadikan James sebagai point guard. Ini hal cukup aneh mengingat James punya postur 203 cm, terlalu tinggi untuk seorang point guard.

“Peraih empat MVP itu (James) akan menempati point guard. Ini hal sangat menarik yang patut ditunggu,” ucap Chris Haynes, jurnalis Yahoo Sports.

Meskipun terlihat tidak wajar, namun point guard sebenarnya bukan posisi asing buat James. Di tengah pertandingan, James seringkali bertugas sebagai pembawa bola dan pengatur serangan. Terutama, saat tim yang dibelanya sedang melakoni laga sangat ketat.

James memang salah satu pemain yang memiliki kemampuan komplet di NBA. Selain tangguh di bawah ring, penguasaan bola serta tembakan jarak jauhnya sempurna. Oleh karena itu, James adalah tipe pemain langka karena bisa bermain di seluruh posisi.


Baca Juga :
- Thunder Siap Rebuilding
- Pesaingan di Barat Kian Panas

Di musim 2019/20 sendiri, Lakers terlihat sangat berambisi meraih gelar juara. Sebagai catatan, sudah enam musim terakhir klub milik Jeanie Buss itu selalu gagal tampil di play-off. Pada 2018/19, kesempatan sebenarnya terbuka. Tapi, badai cedera telah menghancurkan impian tersebut.

Kini, dengan materi pemain yang luar biasa, mereka digadang sebagai calon kuat juara. Tapi, langkah memperoleh trofi Larry O’Brien tak akan mudah. Sebab, untuk menjadi kampiun Wilayah Barat saja, mereka wajib menghadapi persaingan keras. Los Angeles Clippers, Golden State Warriors, dan Houston Rockets sama-sama memiliki tim mumpuni.*KRISNA C. DHANESWARA DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA