#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Pakai Jersey Kuning Tour de France, Alaphilippe Dipuji Lawan
11 July 2019 10:30 WIB
COLMAR – Julian Alaphilippe (Deceuninck-Quick-Step) secara mengejutkan mampu memakai jersey kuning, tanda pemimpin klasifikasi umum (GC) Tour de France 2019. Pesepeda asal Prancis itu berada di posisi puncak sejak memenangi Etape 3 (Binche ke Epernay), Senin (8/7) lalu.

Hingga memasuki Etape 4, kemarin, Alaphilippe masih mengenakan Maillot Jaune (sebutan lain jersey kuning). Sebagai seorang puncheur, sejumlah pihak meragukannya dapat bertahan lebih lama di posisi itu. Namun, tak sedikit pula yang menyebut sebaliknya, setidaknya hingga pekan kedua.

Saat ini, Alaphilippe memimpin GC dengan 14:4139 jam. Untuk sementara, pesepeda 27 tahun itu unggul dari tiga pesepeda Team Jumbo-Visma. Wout van Aert yang jadi pesaing terdekat karena tertinggal 20 detik. Posisi ketiga dan keempat, George Bennett dan Steven Kruijswijk dengan selisih 25 detik.


Baca Juga :
- Podium Seksis Tour de France & Gadis Grid F1
- Pembalap Unggulan Mulai Unjuk Gigi di Tour de France

 Adam Yates dari Mitchelton-Scott adalah pesaing yang meyakini Alaphilippe mampu mempertahankan jersey kuning lebih lama. Menurutnya, sang rival bisa bertahan hingga La Planche des Belles Filles yang notabene penanda garis finis Etape 6, sekaligus tahap pegunungan pertama, Kamis (11/7).

“La Planche des Belles Filles bukan pendakian yang super panjang. Treknya cukup curam tapi saya rasa ia bisa melewati. Ia pesepeda dengan kemampuan mendaki yang baik. Saya ingat, 2016 lalu, berjuang untuk jersey putih. Kami melakukan etape pegunungan dan ia di depan saya,” kata Yates.

Sekadar informasi, dalam Tour de France 2018, Alaphilippe juga memenangi dua etape pegunungan. Bahkan, tahun lalu, dirinya keluar sebagai pemenang jersey polkadot atau peraih gelar klasifikasi pegunungan Tour de France . Catatan ini bisa jadi modal untuknya mencapai hasil lebih baik, tahun ini. 

Musim ini, Alaphilippe juga menunjukkan performa apik dengan menjejak podium dalam ajang yang diikuti. Setidaknya, ia telah  mengantongi  11 kemenangan individual stage, termasuk di Milan-San Remo, Fleche Wallonne, Strade Bianche, dua tahap Tirreno-Adriatico dan satu etape di Criterium du Dauphine.

Bahkan, Geraint Thomas dari Tim Ineos yang notabene favorit juara, menyebut Alaphilippe pesepeda yang luar biasa. “Kadang saya berpikir, tidak punya alasan untuk berpikir mengapa ia tidak dapat mempertahankannya di Planche des Belles Filles. Ia memiliki keuntungan di sana,” kata Thomas.

“Jika tetap memakai jersey kuning hingga Etape 6, ia bisa menggunakannya lebih lama. Banyak yang bisa terjadi dan Anda tak pernah tahu. Tapi, ia bisa melakukannya hingga persaingan Individual Time Trial (Etape 13),” kata Thomas yang kini menempati posisi ketujuh GC dan terpaut 45 detik dari Alaphilippe.


Baca Juga :
- Jersey Putih Bukan Asal Dipilih
- Waduh! Trofi Tour de France Milik Pesepeda Ini Raib Dicuri!

Hal senada juga diungkapkan pesepeda Bahrain-Merida, Sonny Colbrelli. “Ia bisa bertahan lama. Walau Etape 6 lebih sulit tetapi saya pikir dia juga bisa melakukannya dengan baik. Saya pikir, ia bisa memakai (jersey kuning) sampai akhir pekan kedua (Tour de France),” ia menuturkan.

Terpisah, Alaphilippe mengaku tak percaya bisa memakai jersey kuning untuk kali pertama. Pesepeda kelahiran 11 Juni 1992 itu mengaku dalam kondisi terbaik. “Etape 3 hari yang istimewa. Saya benar-benar menikmati setiap kilometer. Saya bisa mendengar dukungan publik, sesuatu yang belum pernah saya dengar sebelumnya,” ujarnya.*MUHAMMAD RAMDAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA