#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Mengasah Otak Kiri Pemain Timnas U-19
11 July 2019 13:25 WIB
CIKARANG - Pelatih timnas U-19 Fakhri Husaini fokus meningkatkan mentalitas bertanding anak asuhnya jelang tampil di Piala AFF U-18 2019, 5 sampai 19 Agustus 2019 mendatang. Saat ini sebanyak 26 pemain timnas U-19 tengah mengikuti pemusatan latihan (TC) tahap akhir yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, sejak 1 Juli hingga 2 Agustus 2019 mendatang.

Di Piala AFF U-18 nanti, tim Garuda Nusantara berada di Grup A bersama Myanmar, Laos, Timor Leste, Filipina, dan Brunei Darussalam. Untuk bisa mengatasi lawan-lawannya di Piala AFF U-18 nanti, Fakhri menggembleng timnya dengan program uji tanding dua kali dalam sepekan.

Selain mematangkan kolektivitas bermain, Fakhri juga ingin mentalitas bertanding David Maulana dan kawan-kawan tetap terasah lewat pertandingan uji coba. “Mental mereka masih terus berkembang karena mereka mayoritas berusia 18 tahun. Meski ini tim U-18 tapi  secara usia mereka baru 16-17 tahun. Mereka akan terus berkembang. Jadi setiap pertandingan akan menemukan hal-hal baru untuk meresap mental mereka, bagaimana cara merespons lawan bermain keras, kemudian bagaimana merespons ketika tim tertinggal,” kata Fakhri.


Baca Juga :
- Indra Sjafri Tak Pernah Gagal di Final
- Adu Mesin Penjelajah di Final Sepak Bola SEA Games

Artinya, otak kiri pemain yang berfungsi untuk menganalisis ingin lebih diasah lagi oleh Fakhri. Meskipun, tetap memberi keseimbangan dengan otak kanan yang berfungsi untuk menciptakan ide dan kreativitas dalam bermain.

Seusai melakoni dua kali pertandingan uji coba dengan  menghasilkan satu kemenangan saat menghadapi Barito Putera U-20  skor 1-0 dan satu kekalahan dari Bhayangkara U-20 skor 0-1. Fakhri menilai mentalitas bertanding anak asuhnya masih dalam masa perkembangan. Artinya mereka masih sangat membutuhkan agenda uji tanding.

“Hal ini tidak bisa didapat begitu saja, ini didapat dari latihan dan pertandingan. Ini uji coba yang bagus karena banyak yang mereka dapatkan dan mereka bisa belajar di pertandingan 2×45 menit,” eks pelatih timnas U-16 itu menambahkan.


Baca Juga :
- Ulangi Memori Indah di Rizal Memorial, Ini Saatnya Sepak bola Indonesia Berjaya
- Kekuatan Chemistry Evan dan Indra Sjafri dalam Misi Merebut Medali Emas

Sementara itu, Riski Ridho, pemain seleksi tahap pertama yang kembali dipanggil dalam pemusatan latihan tahap akhir ini mengaku tidak memiliki masalah soal adaptasi. Pemain berposisi bek tengah itu digadang bakal menjadi pesaing bagi pemain jebolan timnas U-16.

“Adaptasi alhamdulillah lancar saja. Karena seluruh pemain di sini (timnas U-19) semuanya terbuka sekali. Mereka semua menerima kami, mereka juga suka kasih arahan ke saya. Jadi saya tidak kesulitan untuk adaptasi,” kata pemain asal Persebaya Surabaya itu.*SUMARGO PANGESTU

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA