#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Rodri Siap Beri Bukti
11 July 2019 13:00 WIB
MANCHESTER – Status sebagai pemain termahal dalam sejarah Manchester City tidak boleh membebani Rodrigo Hernandez Cascante. Gelandang 23 tahun yang akrab disapa Rodri itu didatangkan dari Atletico Madrid pada 3 Juli lalu dengan mahar 62,8 juta paun (sekitar Rp1,1 triliun). Nominal tersebut melewati harga yang dikeluarkan City saat merekrut Riyad Mahrez dari Leicester City pada 2018 lalu (60 juta paun).

Wajar, jika ekspekstasi pun menyertai Rodri. Agar, harga mahal yang dikeluarkan Man. City terbayar lunas lewat penampilan impresif di lapangan. Pramusim ini jadi momentum yang tepat bagi Rodri untuk membuktikan kapasitasnya. City dijadwalkan melakoni empat uji coba yang seluruhnya berlangsung di Asia.

Josep Guardiola sudah mengumpulkan mayoritas skuat sejak Senin (8/7), termasuk Rodri dan beberapa  pemain anyar. Pengecualian jika ada pemain yang masih memperkuat negaranya masing-masing di Piala Amerika 2019 dan Piala Afrika 2019. Legenda hidup Spanyol, Albert Ferrer menyebut Rodri harus memanfaatkan proses adaptasi dengan cepat.


Baca Juga :
- Reaksi Pep Guardiola Usai Manchester City Tumbang dari MU
- Update Hasil dan Klasemen Liga Inggris, Minggu Dini Hari WIB

Menurut rekan Guardiola saat memperkuat Barcelona pada 1990-1998 ini mengakui, Liga Primer Inggris beda dengan La Liga Spanyol. Ini beralasan mengingat Ferrer juga sempat memperkuat Chelsea pada 1998-2003. Dia optimistis, jika mampu melewati kerasnya Liga Primer,  Rodrigo bisa jadi penerus Sergio Busquets di tim nasional (timnas) Spanyol.

“Dia akan menghadapi tantangan di Man. City. Sebab, sebelumnya Rodrigo lebih banyak bermain sebagai gelandang bertahan. Saat memperkuat Atletico, polanya berbeda. Klub tersebut lebih banyak bertahan untuk menunggu serangan balik. Di City, jelas tidak seperti itu. Rodri harus sedikit mengubah mentalitasnya,” kata Ferrer dalam kolom di The Times.

Sosok yang semasa bermain posisinya sebagai bek kanan ini menyarankan Rodri harus lebih terlibat dalam penguasaan bola. Juga bertanggung jawab dalam permainan ofensif. Sebab, Ferrer menilai, sebagian besar bola akan melewatinya. Itu mengapa, Rodri harus selalu siap saat menerima bola yang akan didistribusikan ke lini depan.

“Sesuatu yang juga berbeda (dibanding saat di Atletico), Rodri harus aktif lebih menekan. Itu yang harus dilakukannya. Bukan sekadar menunggu,” Ferrer, menambahkan. “Jadi, ada dua hal. Dengan bola, Rodri bisa jadi seperti pemimpin di lapangan. Sementara, dalam pertahanan, dia harus lebih proaktif. Namun, saya yakin, Rodri punya kualitas untuk bisa melakukannya.”

Debut di Cina


Baca Juga :
- Jelang Derby Manchester, Berbatov: Aneh, Penggemar MU Ingin Kalah dari City
- Solskjaer Panaskan Derby Manchester, Setan Merah Lebih Besar dari City

Kemungkinan, debut Rodri bersama Man. City saat menghadapi West Ham United pada semifinal 2019 Premier League Asia Trophy 2019 di Nanjing, Cina (17/7). Selanjutnya, mereka sudah ditunggu antara Newcastle United atau Wolverhampton (20/7).

Setelah itu, Man. City masih melakoni persehabatan di benua Asia dengan menghadapi Kitchee SC di Hong Kong Stadium (24/7) yang diakhiri kontra Yokohama Marinos di Nissan Stadium (27/7).*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA