#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
ABTI Pindahkan Lokasi Pelatnas Bola Tangan
12 July 2019 13:00 WIB
JAKARTA – Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) terus menggeber persiapan tim nasional (timnas) pantai putra, menyusul hasil buruk kala mengikuti try-out di Cina, 15-22 Juni lalu. Salah satunya dengan memindah lokasi pemusatan latihan nasional (pelatnas), empat bulan jelang SEA Games XXX/2019 Filipina. 

Sebelum bertolak ke Negeri Tirai Bambu untuk mengikuti Kejuaraan Bola Tangan Pantai Asia, timnas menjalani pelatnas di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng). Kini, tim asuhan Abdul Kadir tersebut menempa teknik dan fisik mereka di Jepara.

“Lokasi pertandingan di Filipina itu di pantai, jadi kami memutuskan memindahkan timnas ke Jepara. Kami ingin anak-anak juga berlatih di Pantai (Bandengan) agar memudahkan adaptasi,” kata Ketua Umum PB ABTI Dody Usodo Hargo, Kamis (11/7).  


Baca Juga :
- Beto Terancam Batal ke SEA Games
- Unggul Dulu, Timnas U-22 Indonesia Harus Puas Ditahan Imbang Iran

“Apalagi, saat ini, cuaca di Purwokerto itu kan lagi dingin sehingga mereka kurang bisa meng-explore. Kalau latihannya langsung di pantai, mereka bisa sekaligus membiasakan diri dengan cuaca di pantai yang relatif panas,” Dody menambahkan.

Terkait raihan di Cina, Dody menyebut jika Riki Siswanto dan kawan-kawan baru berlatih satu pekan. Tapi, pria yang juga Deputi I Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayan (Kemenko PMK) itu berharap hasil tersebut bisa menjadi pelecut.

Indonesia harus bisa podium, mengingat SEA Games hanya diikuti negara Asia Tenggara. Berbeda dengan Kejuaraan Bola Tangan Pantai Asia, di mana Merah Putih harus puas jadi juru kunci Grup A yang juga dihuni Qatar, Vietnam, Taiwan, Afganistan, dan Filipina.


Baca Juga :
- Timnas U-22 Malaysia Berpeluang Diperkuat Pemain MLS Amerika Serikat
- Preview Indonesia U-23 vs Iran U-23, PR dan Target yang Diinginkan Indra Sjafri

“Ada banyak faktor mengapa prestasi bola tangan Indonesia belum bisa mendunia, salah satunya persebaran di level bawah. Jika dibandingkan cabang olahraga permainan yang lain seperti sepak bola, voli, dan basket, bola tangan belum apa-apa,” kata Dody.

Kondisi ini membuat proses regenerasi atlet bola tangan tak semulus cabang populer lain. Untuk itu, PB ABTI terus berupaya mengembangkan olahraga ini karena semakin banyak pengurus provinsi akan memudahkan kerja organisasi.*LILY INDRIYANI S

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA