#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kemenpora Suntik Motivasi Kontingen ASG
12 July 2019 13:30 WIB
SEMARANG – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus berupaya menambah motivasi atlet pelajar yang akan tampil dalam ASEAN School Games 2019, 17-25 Juli mendatang. Caranya dengan terus melakukan kunjungan ke pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Semarang, Jawa Tengah. 

Dalam tinjauan, Kemenpora yang diwakili Asisten Deputi Bidang Pembibitan Olahraga, Washinton Sigalingging, Asisten Deputi Olahraga Prestasi, Ahmad Arsani, dan Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk ASG, Yayan Rubaeni, merasa puas karena pelatnas berjalan sesuai progress.

Yayan pun semakin optimistis Merah Putih akan bisa meraih gelar juara umum untuk  kali kedua sepanjang sejarah berlangsungnya ASG. Satu-satunya keberhasilan Indonesia menempati posisi pertama adalah 2015 atau saat ajang ini dilangsungkan di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.


Baca Juga :
- Indonesia Tantang Thailand di Final Sepak Takraw ASG 2019
- Libas Malaysia, Tim Sepak Takraw Indonesia Hadapi Laos di Semifinal

Menurutnya, pelatnas yang sudah dilakukan on the track dan yakin meraih 36-38 emas. “Secara hitung-hitungan, untuk meraih juara umum, Indonesia harus bisa menguasai renang dan atletik karena menyediakan banyak medali. Tapi, cabang lain juga harus bisa memberi emas,” ujar Yayan.

Bahkan, renang diberi target sangat tinggi oleh Pemerintah, di mana olahraga akuatik tersebut diharapkan mampu menyumbangkan 12-14 emas. Padahal, Indonesia tak akan diperkuat salah satu atlet andalan, Azzahra Permatahani, yang memilih absen lantaran tampil dalam Kejuaraan Asia.

Yayan menuturkan, jika Azzahra tampil, cabang renang akan ditarget 18 emas oleh Kemenpora. “Azzahra ini kan levelnya sudah tinggi. Kalau akhirnya turun dalam Kejuaraan Asia  ya bagus untuknya. Oleh karena itu, target medali untuk renang otomatis kami turunkan,” katanya.

Sedangkan untuk atletik, ada delapan emas yang diharapkan datang dari salah satu Mother of Sports itu. Bila dilihat dari peta persaingan, saat ini, atletik dipercaya mampu memenuhi target tersebut. Apalagi jika merujuk pada persiapan mereka yang boleh dibilang sangat matang.

Basket juga menjadi sorotan Kemenpora, di mana salah satu olahraga permainan yang populer tersebut mendapat target satu emas. Tim putri diharapkan menjejak podium tertinggi di Semarang. Saat dikunjungi, tim asuhan Tjetjep Firmansyah itu sedang uji coba dengan Sahabat Semarang.

Yayan pun mengaku optimistis melihat hasil yang ditunjukkan tim basket putri. “Uji coba tersebut bagus, apalagi tim yang mereka hadapi Sahabat Semarang. Hasil bukan yang utama karena yang terpenting, tim basket ini siap menghadapi ASEAN School Games,” ia menambahkan.

Di sisi lain, Washinton meminta atlet pelajar Merah Putih terus menanamkan sikap pantang menyerah. Sebagai tuan rumah, Indonesia memang tak hanya mengincar sukses penyelenggaraan. Indonesia harus bisa melanjutkan tren positif Asian Games XVIII/2018 lalu.


Baca Juga :
- Tim Sepak Takraw Indonesia Bentrok Lawan Malaysia
- Menpora Pimpin Sujud Syukur Sebelum Kontingen Indonesia Turun di ASG 2019

“Saya melihat adik-adik atlet ini sangat luar biasa. Kalian ditugaskan negara untuk menjadi yang terbaik. Untuk itu, berlatihlah yang baik dan jangan pernah menyerah,” ucap pria yang pernah jadi Pelaksana Tugas (Plt) Deputi IV Kemenpora bidang Peningkatan Prestasi Olahraga ini.

Arsani yang juga bertindak sebagai penanggung jawab pelatnas, memastikan persiapan Indonesia ke ASG, tak ada masalah. Ia mengaku, masih ada beberapa cabang olahraga (cabor) yang belum datang ke Semarang. Tapi, dalam beberapa hari ke depan, semuanya sudah berkumpul.*KRISNA C. DHANESWARA

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA