#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Banyak yang Harus Dibenahi Lampard
12 July 2019 04:02 WIB
BARU satu pertandingan jadi memang belum cukup untuk menilai kinerja Frank Lampard di Chelsea. Pelatih baru The Blues ini memang gagal memberikan kemenangan dalam laga pertama pramusim timnya menghadapi klub Dublin, Bohemians. Sebuah gol yang diciptakan Michy Batshuayi tidak mampu membuat keunggulan klub asal London ini bertahan. Di sisi lain, satu gol itu pun tidak cukup memberikan nilai positif dalam debut pelatih 48 tahun tersebut.

Meski demikian, tetap ada yang berbeda dari penampilan pertama Chelsea di bawah asuhan Lampard. Tentu bukan persoalan soal pemain yang diturunkan karena faktanya, tidak banyak pemain bintang yang terlibat dalam awal pramusim The Blues. Yang berbeda dan menjadi sisi positif bagi suporter adalah pola yang diterapkan sang pelatih, yaitu 4-2-3-1. Dengan pola ini, Lampard seperti mencoba memberikan kesan bahwa Chelsea memang benar-benar baru termasuk dari skema.

Musim lalu, The Blues selalu menggunakan pola 4-3-3 di bawah kepelatihan Maurizio Sarri. Kini, permainan Chelsea di bawah Lampard memperlihatkan mantan pemain Chelsea dan Manchester City ini akan menempatkan dua gelandang di depan pertahanan. Pada babak pertama, Lampard menurunkan Daniel Drinkwater dan Ethan Ampadu. Sedangkan di sayap kanan ada Pedro Rodriguez, lalu Conor Gallagher di tengah dan Kasey Palmer di sayap kiri. Batshuayi bermain sebagai penyerang tunggal di lini depan.


Baca Juga :
- Jalan Terjal Liverpool
- Kekuatan Barca Bakal Lebih Dahsyat

Jelas, tidak mudah menjadi pelatih Chelsea. Apalagi, ini musim pertama ketika The Blues bermain tanpa Eden Hazard yang sudah bergabung ke Real Madrid. Banyak aspek yang tentu dapat diambil oleh Lampard sebagai bahan evaluasi. Ini pula tampaknya yang membuat Chelsea seperti kehilangan kreativitas dalam melakukan tekanan ke pertahanan lawan. Menurut penilaian banyak pihak termasuk pers Inggris, penampilan Chelsea pada pertandingan pertama di bawah asuhan Lampard ini tidaklah mengesankan. Setidaknya, dapat dilihat dari tujuh tembakan ke gawang yang dilepaskan.


Baca Juga :
- Conte Mampu Membuat Pemain Bangkit
- Kini Banyak yang Meragukan Solskjaer

Pemain Chelsea juga mudah kehilangan bola. Inilah yang sebenarnya harus diantisipasi. Untuk lini tengah, Lampard harus segera melihat permainan dua gelandang andalan tim ini pada musim lalu yaitu Ngolo Kante dan Serginho. Posisi inilah yang harus menjadi perhatian bagi Lampard sebelum menyusun kekuatannya. Jika dalam pola 4-3-3 Kante harus ikut menyerang, akan lebih baik dengan pola dua gelandang ini mantan pemain Leicester City tersebut kembali ke peran aslinya, sebagai murni gelandang bertahan.

Persoalan Chelsea pada musim lalu di antaranya justru di lini tengah. Peran Kante justru terkikis oleh kehadiran Jorginho. Lampard pun harus segera mencari cara agar kehilangan Hazard bukan menjadi persoalan yang terus menghantui The Blues.*Irfan Sudrajat
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA