#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Staf Pelatih Manchester United Ambruk, Diduga Overdosis
12 July 2019 19:42 WIB
PERTH - Tur Manchester United ke Pert, Australia dikejutkan kabar tak sedap. Seorang staf pelatih Setan Merah dilarikan ke rumah sakit diduga overdosis.

MU akan menghadapi pertandingan pertama tur pra-musim melawan Perth Glory, Sabtu (13/7). Tapi,  skuat Setan Merah dibuat panik. Seorang pria berusia 50 tahun mendadak ambruk di hotel tim di Perth, Australia.

Menurut The Sun, insiden itu membuat Manchester United berada dibawah tekanan. Pasalnya, staf yang dilarikan ke rumah sakit itu merupakan salah satu yang memiliki peran penting di jajaran pelatih klub.


Baca Juga :
- Akira Nishino Coba Selamatkan Pelatih Timnas U-19 Thailand yang Sedang Hancur
- Winger Muda Man. United Ini Menantang Para Bek Liga Primer

Manajemen MU membenarkan bahwa anggota staf Ole Gunnar Solskjaer menerima perawatan medis di rumah sakit. Saluran berita Australia, 9 News, melaporkan bahwa seorang pria berusia 50-an dibawa dengan ambulans ke Rumah Sakit Royal Perth dari hotel Crown Towers, tempat pasukan MU berada.

Anggota staf terlihat tiba di rumah sakit di bawah pengamanan ketat sekitar jam 3 sore waktu setempat pada Jumat (12/7), dengan wajah mereka tersembunyi di balik selembar selimut ketika didorong.

Laporan lebih lanjut muncul bahwa pria itu sekarang stabil, meskipun Rumah Sakit Royal Perth belum secara resmi mengkonfirmasi kondisinya.

Masih belum jelas apakah overdosis yang dicurigai pria itu adalah akibat dari zat terlarang, obat resep atau kondisi medis.

Pernyataan MU berbunyi: 'Seorang anggota staf kami jatuh sakit semalam dan telah dikirim ke rumah sakit oleh dokter klub kami untuk perawatan lebih lanjut."


Baca Juga :
- Anfield Masih Kokoh
- Madrid Siap Telikung Target MU Senilai Rp 873 Miliar

"Kami meminta kerahasiaan medis dihormati."

United akan menghadapi tim lokal Perth Glory di Optus Stadium dalam pertandingan persahabatan pada Sabtu (13/7) dan kemudian menghadapi Leeds, sebelum tur berlanjut ke Singapura dan Cina.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA