#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Semen Padang Hilang Keseimbangan
13 July 2019 11:23 WIB
PADANG - Semen Padang FC (SFC) gagal mematahkan rekor buruk belum pernah menang dalam tujuh laga Liga 1 2019.  Adalah, Arema FC yang menghancurkan mimpi Kabau Sirah yang bertekad bangkit bersama caretaker pelatih Wellyansyah di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (12/7) sore.

Dalam laga ini Arema berhasil mencuri poin penuh dengan kemenangan 1-0. Gol semata wayang tim Singo Edan diciptakan pada menit ke-29 lewat sundulan Dedik Setiawan usai meneruskan umpan crossing Sylvano Comvalius. Sementara SPFC terlihat sangat terkendala pada finishing.

Pelatih Arema Milomir Seslija memuji perjuangan skuatnya juga permainan SPFC.


Baca Juga :
- Pos Dua Liga 1 Juga Menggoda
- Runner-up Liga 1 Tetap Menggoda, Persipura dan Borneo FC Diunggulkan

Ia mengakui timnya sempat kewalahan dengan taktik pressing yang diperagakan SPFC.

“Semen Padang  bermain bagus hari ini (kemarin) dan fair play. Saya menikmati game ini,” kata Milo.

Ia melihat Arema dan SPFC memiliki banyak peluang namun keduanya sama-sama kesulitan mencetak gol. Arema sempat kehilangan konsentrasi namun kembali lagi fokus bermain.

“Tidak mudah bermain hari ini (kemarin). Pertandingan sengit tapi pemain kami mampu membangun serangan dengan baik dan mencetak satu gol dari banyaknya peluang,” ucap Milo.

Sementara itu, penentu kemenangan Arema Dedik Setiawan mengatakan kunci keberhasilan timnya adalah kekompakan dan lini belakang yang solid. “Kendala kami hanya banyak peluang tapi cuma mendapatkan satu gol. Tapi beruntung kami mengungguli lebih awal dan akhirnya menang,” kata Dedik.

Sedangkan caretaker pelatih SPFC Wellyansyah meminta maaf atas kekalahan ini. Ia menilai timnya sudah berusaha menekan sejak babak pertama dan terbukti banyak peluang tercipta namun tak satupun menjadi gol.  “Kami sempat kehilangan keseimbangan cara bermain di menit ke-30. Inilah sepak bola kalau tidak bisa mencetak gol maka lawanlah yang mencetak gol,” kata Wellyansyah.


Baca Juga :
- Kalteng Putra Siap Mati-matian di Empat Laga Sisa
- Los Maduraticos Tak Mau Malu Diri

Welly melihat timnya sangat sulit lepas dari tekanan Arema. Situasi ini membuat mental para pemain turun. Timnya pun gagal menguasai permainan dan takluk. “Tanpa stopper asing kami Shukurali Pulatov yang cedera memang mempengaruhi kualitas lini belakang," ucap Wellyansyah.

"Masih ada waktu melakukan perbaikan, ini baru pertandingan keenam. Mudah-mudahan pertandingan ketujuh kami bisa menang,” ujar Wellyansyah. Atas hasil ini, Arema naik ke peringkat kesembilan klasemen sementara. Sedangkan SPFC tetap menjadi juru kunci klasemen.*AGUSTIAN PRATAMA

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA