#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kerap Bikin Jengkel, MU Akhirnya Melepas Pogba
13 July 2019 13:50 WIB
PERTH – Ketmbang hanya menjadi virus di tim, Manchester United (MU) akhirnya memutuskan untuk melepas Paul Pogba. Sikap Pogba selama latihan pramusim dinilai tidak kooperatif. Hati gelandang asal Prancis ini sudah tidak lagi berada di MU. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer pun jengkel. Dalam setiap sesi latihan sejak pramusim Tim Setan Merah dimulai pada awal pekan ini, Pogba memperlihatkan sikap yang tidak biasa.

Sikap yang tidak antusias, tidak cair dengan rekan setimnya, hingga mengambil posisi yang menjauh setiap kali ada briefing, merupakan tindak tanduk yang diperlihatkan Pogba. Ada yang tidak wajar dari sosok yang biasanya justru selalu menjadi magnet di antara rekan-rekannya. Bahkan sempat terjadi ketegangan kecil antara Pogba dan Jesse Lingard yang kemudian menjadi viral. Terakhir, video yang memperlihatkan Pogba tidak antusias saat berada dalam lingkaran untuk mendengarkan instruksi staf pelatih.

Ya, mudah menilai bahwa ada yang tidak beres dari tingkah laku yang diperlihatkan seorang pemain. Itulah yang terjadi terkait Pogba dalam pramusim MU. Solskjaer pun sudah bisa mencium gelagat yang tidak bagus tersebut. Karena itu, ketimbang mempertahankan pemain yang akan menjadi virus bagi timnya dalam persiapan ini, pelatih 46 tahun ini akhirnya menyerah.


Baca Juga :
- Zidane Berubah Pikiran, Pastikan Bale Bertahan, Terlepas dari Cedera Hazard
- Luka Modric Kartu Merah, Fan Madrid Kaget

Kemarin, muncul kabar bahwa MU bersedia melepas pemain timnas Prancis ini dengan harga 130 juta euro. Ini tentu kabar yang cukup mengejutkan karena sebelumnya, MU dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak akan melepas bintang yang masih memiliki kontrak hingga 2021 ini.

Tapi, kini, situasinya berbeda. Pogba yang sebelumnya tidak akan dijual kini justru menjadi pemain yang harus segera dijual. Statusnya kini available bagi klub lain yang menginginkannya. Solskjaer sudah berupaya untuk mempertahankan pemain ini. Bahkan, dia khusus memanggil Pogba dan juga Romelu Lukaku, bintang yang juga ingin meninggalkan MU, untuk membahas terkait masa depan keduanya.

Tapi, hasilnya justru tidak seperti yang diharapkan. Pers Inggris pun mengabarkan bahwa setelah pertemuan tersebut, baik Pogba dan Lukaku justru semakin memperlihatkan sikap yang tidak positif. Keinginan Pogba untuk meninggalkan MU memang sudah sulit untuk diredam. Pertama, banyak yang menilai karena MU tidak memiliki prospek untuk meraih gelar Liga Champions. Kegagalan musim lalu, serta situasi MU saat ini yang dalam proses membangun tim, diyakini menjadi alasan Pogba untuk meninggalkan Tim Setan Merah.

Artinya, Pogba tidak yakin MU bisa mewujudkan keinginannya merengkuh trofi Liga Champions. Karena itu pula, jalan terbaik adalah pergi dan bergabung dengan klub yang memiliki potensi tersebut. Real Madrid dan Juventus merupakan dua klub yang pada bursa musim panas ini selalu dikaitkan dengan sang pemain. Pogba sudah mengatakan keinginannya ini kepada agennya, Mino Raiola.

Untuk saat ini, di antara kedua klub raksasa tersebut, Madrid yang dinilai memiliki peluang. Bahkan, publik sepak bola Eropa banyak yang menantikan bahwa pada akhirnya Pogba akan bergabung dengan Madrid. Alasan lain, Pogba diyakini lebih tertarik ke Madrid karena di Los Merengues ada sosok Zinedine Zidane, pelatih yang juga asal Prancis.

Hanya, masalahnya, Madrid sudah melakukan pembelian dalam jumlah besar, lebih dari 300 juta euro, di antaranya dengan mendatangkan Eden Hazard dari Chelsea. Karena situasi itu pula, Madrid harus melepas beberapa pemain sebelum mereka mendatangkan Pogba. Bagi MU, mereka kabarnya sudah mulai membidik sejumlah nama untuk menggantikan peran Pogba, di antaranya Mario Lemina, gelandang Southampton. Bintang lainnya adalah Sergej Milinkovic-Savic, pemain Lazio.


Baca Juga :
- Uji Coba Terakhir Jelang Serie A Italia, AS Roma dan Juventus Menang, AC Milan Seri
- Bale dan James Masuk Skuat Madrid Kontra Celta Vigo

Kini, MU justru yang menunggu sikap Madrid. Namun, situasinya menjadi tidak mudah karena Los Merengues harus melepas sejumlah pemain lebih dulu untuk mendapatkan dana demi menyeimbangkan neraca keuangan mereka terkait aturan Financial Fair Play. Dengan situasi tersebut, tidak menutup kemungkinan transfer Pogba ini akan terjadi justru pada jelang penutupan transfer ditutup.

Di Spanyol, jendela transfer akan ditutup pada 2 September. Namun, Madrid sudah pernah ada dalam situasi seperti itu ketika mereka membeli pemain jelang bursa transfer ditutup. Ronaldo Nazario contohnya, datang pada 31 Agustus 2002, Luka Modric pada 27 Agustus 2012, dan Gareth Bale, 31 Agustus 2013.* Irfan Sudrajat

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA