#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Bautista Tak Pede di Sirkuit Laguna Seca
13 July 2019 13:10 WIB
KALIFORNIA – Kepercayaan diri pembalap Aruba.it Racing Ducati Alvaro Bautista mengalami penurunan jelang putaran kesembilan Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) di Sirkuit Laguna Seca, Amerika Serikat (AS), 13-14 Juli. Ini karena karakter trek yang tak bersahabat dengan Panigale V4R.

Padahal, di sisi lain, Bautista harus mengejar selisih 24 poin dari sang rival, Jonathan Rea, yang saat ini memimpin klasemen dengan 376 poin. Selain insiden di Sirkuit Donington Park, Inggris, 7 Juli lalu, trek yang kurang bersahabat menjadi salah satu faktor buruknya hasil Ducati pada tiga lomba terakhir.

“Jika melihat desain Laguna Seca, saya dapat mengatakan bahwa itu bukan salah satu trek terbaik bagi kami. Ketika ada gelombang, area tanjakan, dan turunan, kami akan kesulitan. Tapi seperti yang selalu dikatakan sepanjang tahun, saya tidak pernah berharap,” kata Bautista seperti dilansir Crash.net.


Baca Juga :
- Performa Terus Menurun, Bautista Frustrasi
- Dua Pembalap Alami Kesialan di Putaran Keenam WSBK

Sepanjang karier balap motor, Bautista belum pernah kompetitif di Sirkuit Laguna Seca. Berdasarkan apa yang terjadi pada putaran-putaran sebelumnya, ia biasanya bakal kesulitan di trek yang asing. Sebut saja di Sirkuit Imola, Italia, dan Sirkuit Donington Park, di mana ia selalu kalah cepat dari Rea.

“Saya lebih senang menjajal trek dan melihat apa yang terjadi. Lalu, bekerja keras demi mendapat hasil maksimal, akhir pekan ini. Sayang, insiden di Donington membuat kami berada di posisi kedua klasemen. Mungkin menarik bagi kejuaraan tapi tidak menyenangkan untuk saya,” kata Bautista.

Salah satu kesulitan yang dihadapi Bautista sebenarnya serupa dengan pembalap pabrikan Ducati di MotoGP, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. Panigale V4R tak cepat dan stabil saat berada di tikungan. Padahal, sebagian besar sirkuit pada paruh kedua musim ini memiliki karakter tikungan cepat.

“Saat ini, saya tak berharap seperti ketika memulai musim. Tapi, ini tahun pertama saya mengendarai motor WSBK dan kami mempelajari banyak hal baru. Ini bukan motor terbaik tapi semakin berkembang. Kami memiliki mesin yang bagus, tapi itu belum cukup untuk meraih gelar,” kata Bautista.

Rea yang merasa puas karena kerja kerasnya terbayar lunas, makin bertekad meninggalkan Bautista di klasemen. Pembalap Kawasaki Racing itu yakin meraih kemenangan di Sirkuit Laguna Seca karena karakter trek yang cocok dengan Ninja ZX-10RR. Terlebih, ia tak dibebani tekanan.

“Tahun lalu saya memiliki akhir pekan yang bagus dan sungguh menikmatinya. Penting untuk tetap menjaga kesehatan dan berlomba dengan fokus bagus karena akan ada jeda musim panas yang panjang setelah perlombaan ini. Kami harus mendapatkan poin penuh di sini,” Rea menuturkan.


Baca Juga :
- Alvaro Bautista Akan Gantikan Lorenzo di MotoGP Australia
-

Pria asal Inggris itu memiliki kinerja cukup baik di Sirkuit Laguna Seca, yakni meraih empat kemenangan dalam tiga musim terakhir. Tahun lalu, Grand Prix (GP) AS jadi pembuka dari 11 kemenangan beruntun yang diraih di enam putaran. Motivasi itu bakal menambah kekuatan Rea untuk meraih gelar kelima.

“Lomba di Donington tak sering terjadi tapi saya menikmatinya. Sekarang kami akan ke Laguna, yang merupakan trek hebat lain dengan dukungan dari fan yang cukup besar. Saya tak sabar dan orang-orang di sana menyukai Superbike. Ini adalah trek yang sangat ikonik, dengan desainya yang menarik,” kata Rea.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA