#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
FIA Berencana Bawa Kembali Prosedur 'Isi Bensin' di Formula 1
13 July 2019 16:00 WIB
PARIS - Presiden FIA, Jean Todt, mengungkapkan bahwa dirinya berencana untuk membawa kembali prosedur 'isi bensin' saat pit stop Formula 1. Seperti yang diketahui sebelumnya, 'isi bensin' di F1 memang sudah tidak dilakukan lagi.

Prosedur isi bensin saat pit stop Formula 1 memang sudah tidak diberlakukan lagi. Itu demi kepentingan kru pit dan pembalap sendiri, karena bahan bakar yang digunakan F1 memang mudah terbakar.

Namun, prosedur 'isi bensin' saat pit stop tersebut bisa saja kembali ke Formula 1. Itu setelah Jean Todt selaku FIA mengungkapkan tertarik membawa kembali prosedur tersebut.


Baca Juga :
- Mengejutkan! Ini Kabar Terbaru Michael Schumacher
- Verstappen Tertarik Bergabung dengan Leclerc di Ferrari

"Secara pribadi, saya ingin melihat lagi isi bensin di pit stop Formula 1," ucap Todt. "Tapi tetap kami harus mempertimbangkan hasil penelitian mengenai prosedur tersebut, dari sisi positif dan negatifnya," tambahnya.

Todt sendiri mengatakan, salah satu keuntungan yang didapat jika kembalinya prosedur 'isi bensin' di pit stop, mobil F1 akan terasa lebih ringan dari sekarang. Saat ini, mobil F1 memiliki berat 150kg, karena mesin mobil yang hibrida.


Baca Juga :
- Pembalapnya Meninggal, Balapan Sprint Formula 2 Dibatalkan
- Sirkuit Spa Telan Korban! Pembalap F2 Tewas Akibat Kecelakan Mengerikan

"Mobil F1 sekarang menjadi terlalu berat, oleh karena itu kami tengah mengkaji lebih lanjut pengisian bahan bakar ini," ungkapnya.

Prosedur 'isi bensin' atau pengisian bahan bakar saat pit stop ini terakhir kali diberlakukan di Formula 1 musim 2009. Tanpa pengisian bahan bakar ini, waktu pit stop menjadi lebih cepat. ***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA