#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kalteng Putra Optimistis Bangkit saat hadapi Maung Bandung.
15 July 2019 14:10 WIB
YOGYAKARTA – Kalteng Putra dalam kondisi kurang bagus. Mereka baru dipukul Persela Lamongan 0-3 pada Liga 1 2019 pekan lalu, dan psikologis pemain pun terganggu. Tapi Laskar Isen Mulang tidak pernah kehilangan semangat. Dalam kondisi terpuruk, spirit bertandingnya tetap menyala.

"Kami memang dalam tren negatif usai kemarin kalah dari Persela. Tapi kami tidak pernah kehilangan harapan untuk terus berprestasi. Kami tetap optimistis memandang semua laga di depan yang harus dijalani. Kami tidak akan pernah menyerah," kata pelatih Gomes de Olivera kepada TopSkor, Minggu (14/7).

Bahkan di hadapan Maung Bandung, sang pelatih menyakini, sebanyak 18 pemain yang dibawanya akan tampil penuh semangat dan tetap fokus untuk meraih poin. Sekaligus memperbaiki performa timnya agar bisa kembali tampil kompetitif. Seperti ketika mereka mengawali kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.


Baca Juga :
- Seabad Muallimin, KPSN Bagikan 100 Bola Buat Siswa
- Play-Off LTS U-12 2019: GMSA Lanjutkan Tren Positif

"Kalteng Putra sama dengan Persib. Kedua tim punya banyak pemain berpengalaman. Mental tanding pemain juga bagus. Tidak terpengaruh oleh penonton. Pertemuan kedua tim akan menarik. Saya optimistis Kalteng Putra bisa meraih hasil positif," kata pelatih berpaspor Brasil itu kepada TopSkor.

Alasannya, semua komponen tim sudah bertemu. Sekaligus memecahkan persoalan yang sempat membelitnya. Sekat-sekat yang membuat tren prestasinya menurun pun sudah dibenahi. Tinggal pembuktian di tengah lapangan.

"Ya, kami sudah membahas persoalan mengenai tren prestasi yang menurun. Kami sudah mendeteksinya. Kami akan coba dengan spirit baru di Bandung," mantan pelatih Madura United itu menegaskan.

Spirit tersebut diharapkan bisa membantu mengeliminasi lesunya permainan Patrich Wanggai dan kawan-kawan setiap kali bermain tanpa suporternya. Maklum, selama ini pendatang baru di kompetisi Liga 1 itu, tidak pernah mendapat dukungan maksimal dari pendukungnya.


Baca Juga :
- Pentingnya Memiliki Rekan Untuk Sparring Dalam Latihan
- Binaraga Semarakan Babak Kualifikasi PON XX/2020

"Kami tidak pernah main di depan publik sendiri. Tidak ada stadion dan terpaksa bermain di luar Kalimantan Tengah, sehingga membuat performa pemain kurang stabil. Itu handicap kami. Semoga di Bandung ceritanya berbeda," ujar Gomes, berharap.

"Hanya memang kami harus waspada dengan kebangkitan Persib. Mereka sukses menahan Persija. Tapi tetap saja, di Bandung kami ingin bangkit dan mengakhiri tren negatif ini," mantan pemain Mitra Surabaya itu menuturkan.*Dani Wihara

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA