#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Jaga Konsistensi, Persita Akan Rotasi Pemain saat hadapi Persiraja
15 July 2019 14:47 WIB
PALEMBANG – Persita Tangerang mengawali tur tandang ke Pulau Sumatra dengan manis. Pendekar Cisadane mengalahkan lawan pertamanya di Tanah Andalas, Sriwijaya FC (SFC) dengan 2-0 Sabtu (13/7) malam lalu di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) dalam lanjutan Wilayah Barat Liga 2 2019.

Kini Persita merangsek ke puncak klasemen sementara dengan total poin 12, mengudeta SFC yang sebelumnya menguasai klasemen. Tren performa Pendekar Cisadane memang kian meningkat. Mereka mampu mempertahankan konsistensi dari laga per laga.

Widodo Cahyono Putro, pelatih Persita, Minggu (14/7) mengungkapkan, hanya satu kunci sukses yang diraih Persita dari awal kompetisi hingga teranyar melawan SFC. "Yakni, para pemain mengerti yang mesti dilakukan saat sebelum dan waktu pertandingan, serta sesudahnya," Widodo menuturkan.


Baca Juga :
- Ini Bujet Persiraja untuk Liga 1 2020
- Permain dan Ofisial Persiraja Diarak dan Disambut Hangat Warga Aceh

Ia mengakui mengawali tur Sumatra cukup berat, hanya dengan adaptasi di Palembang selama dua hari. Beruntung timnya menang lewat kerja keras meladeni perlawanan tuan rumah SFC. "Dalam setiap tur tandang di  Sumatra ini kami tidak bisa terlalu bermain terbuka atau fighting terus. Harus ada taktik lain untuk memenangkan laga," katanya.

Menurut WCP sapaan akrabnya, persaingan Wilayah Barat sejauh ini memang ketat, khususnya tim  papan atas yang memiliki kualitas hampir sama. Hanya saja  konsistensi setiap tim dan pemain di dalam tim berbeda-beda.

"Sejauh ini performa tim Liga 2 masih bagus-bagus. Kami belum bisa memprediksi siapa terkuat karena kami ingin konsentrasi dengan membangun kekuatan tim sendiri," kata pelatih SFC musim 2016 ini.

Soal mencetak gol, Persita terbukti tidak hanya mengandalkan sang top scorer Sirvi Arvani atau tandemnya Chandra Waskito. Produktivitas Persita juga ditunjang pemain lain yang memiliki naluri mencetak gol, seperti Aldi Al Achya dan gelandang Ade Jantra. Keduanya membobol gawang SFC Sabtu lalu.

Selanjutnya Persita melanjutkan tur Sumatra menghadapi tim yang ketat menempel di puncak klasemen, Persiraja, Jumat (19/7) di Aceh. Meski menang atas SFC, jelang lawan Persiraja Widodo tetap mengevaluasi timnya. "Evaluasinya tidak harus sama, harus liat situasi kondisi dulu," ujar Widodo, enggan mengungkapkan detail evaluasinya.

Hanya saja WCP mengisyaratkan ada rotasi pada timnya saat menantang Persiraja. Mengingat dari laga sengit lawan SFC, pemainnya bekerja keras dan ada yang bentrok fisik. "Saya tidak bisa memaksakan jika ada pemain cedera. Saya akan lihat nanti siapa saja pemain yang siap melawan Persiraja," kata WCP.


Baca Juga :
- Tiga Klub Promosi Bakal Memberi Warna Tersendiri pada Pentas Liga 1 2020
- Bungkam Sriwijaya FC, Persiraja Rebut Tiket Terakhir Promosi ke Liga 1

Sementara di kubu SFC, pelatih Kas Hartadi mengaku, kekalahan timnya karena antiklimaks dari laga terakhir melawan PSCS Cilacap. Ketika itu mereka menang 2-0 di kandang. "Kami bermain greget saat melawan PSCS, dan saat itu adalah klimaks performa SFC, biasanya setelah itu akan ada penurunan,” ujar Kas, mengakui.

“Tapi jalan masih panjang, kami harus bangkit karena semua belum kiamat," ucapnya. Evaluasi yang dilihat Kas adalah soal disiplin pemain yang tidak diterapkan, akibat terlalu terlena menyerang lawan sehingga saat terjadi kebobolan konsentrasi tim kacau. "Kami juga tidak boleh lagi mengikuti ritme lawan dan harus lebih agresif," katanya.*Agustian Pratama

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA