#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Nomor Laknat Membayangi Griezmann di Barca
16 July 2019 13:20 WIB
BARCELONA – Setelah sebelumnya diisukan akan mengenakan kostum bernomor tujuh, milik Philippe Coutinho, Antoine Griezmann justru mendapat  angka 17 untuk 2019/20. Penunjukkan nomor tersebut pun menuai perbincangan, karena disinyalir sarat dengan kutukan. Griezmann sendiri “terpaksa” memakai angka tersebut karena sepertinya Barca tidak akan melepas Coutinho. Striker Prancis itu berpikir paling tidak masih ada nomor 7, yang identik dengan dirinya di kostumnya nanti.

Namun, seperti diketahui sepak bola tidak bisa jauh dari hal-hal yang berbau klenik termasuk nomor punggung. Jika berbicara 17 di Barcelona, maka itu adalah angka  terlaknat. Cap itu diberikan setelah digunakan  pilar-pilar Barca sebelumnya. Kebanyakan dari mereka mendapatkan nasib kurang beruntung.

Pemain pertama adalah Emmanuel Amunike pada 1996/97. Selama membela Barcelona hingga 2000, ia menjalani masa-masa yang kurang mengenakan. Pada 1997 ia mengalami cedera lutut parah. Setelah mengalami kejadian itu, Amunike jarang tampil alias hanya bermain di tiga pertandingan liga dalam tiga musim. Angka itu selanjutnya digunakan Winston Bogarde, Emmanuele Petit, Philippe Christanval, dan Gaizka Mendieta yang juga tak memiliki nasib bagus.


Baca Juga :
- Messi Berharap Bertemu Madrid yang Kuat
- Asa Mengembalikan Hegemoni Spanyol

Selepas tak lagi dikenakan Mendieta (2003), Mark van Bommel yang mewarisi angka tersebut pada 2005. Bersama La Blaugrana, Van Bommel hanya semusim saja berada di klub sebelum akhirnya pindah ke FC Bayern Muenchen. Padahal tadinya Barca sudah menyiapkan proyek jangka panjang untuknya.

Setelah Van Bommel pergi ada Giovani Dos Santos pada 2007. Sama seperti Van Bommel, gelandang serang asal Meksiko ini hanya bermain satu musim saja lalu setelahnya dijual ke Tottenham Hostpur karena tampil tak sesuai ekspektasi. Sepeninggalan Dos Santos, giliran Pedro Rodriguez yang memakainya.

Berbeda dengan beberapa pendahulunya, Pedro bisa dibilang cukup sukses di Barcelona. Dia bermain dari 2009 hingga 2013, dan cukup lama menjadi pemain inti di starting 11 Los Azulgranas serta membantu klub meraih gelar-gelar bergengsi. Setelah winger asal Spanyol tersebut hengkang ke Chelsea FC, nomor 17 dikenakan oleh Alexandre Song, Munir El Hadaddi, Paco Alcacer, dan Jeison Murillo. Ironisnya, keempat pemain tersebut dinyatakan gagal karena tampil jauh di bawah harapan.

Sekarang Griezmann, selaku pemain baru yang mengenakannya tentu memiliki beban berat. Bukan hanya karena kutukan 17 saja, tetapi juga biaya yang dikeluarkan oleh Barcelona untuk mendatangkannya (120 juta euro).


Baca Juga :
- Komet Ansu Fati
- Kekuatan La Masia Hantam Inter

“Ini tantangan baru. Saya selalu mencoba untuk lebih baik dan keluar dari zona nyaman. Saya ingin memenangkan La Liga, Piala Raja, dan Liga Champions, di mana merupakan trofi yang belum tertulis di CV saya,” kata pemain 28 tahun itu. *CR5

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA