#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
The Spider Punya Potensi Menjadi Pahlawan Baru di Old Trafford
16 July 2019 15:03 WIB
PERTH – Tentu bukan tanpa alasan mantan rekan-rekan Aaron Wan-Bissaka di Crystal Palace FC menjulukinya The Spider (Laba-Laba). Penyerang sayap The Eagles Wilfried Zaha belum lama ini menjelaskan bahwa nickname itu merujuk pada kecerdasan bek 21 tahun tersebut dalam melepaskan tekel untuk merebut kembali bola dari lawan.

Wan-Bissaka mengaku tak pernah menerima “pelatihan khusus” untuk melakukannya. “Mungkin karena saya punya kecepatan,” ujar sang pemain. “Namun saya baru benar-benar menyadari kelebihan itu karena sering berhadapan dengan Zaha dalam latihan. Sangat sulit karena dia juga sangat cepat dan piawai melakukan dribel.”

Nama Wan-Bissaka mencuri perhatian setelah tampil impresif sebagai bek kanan The Eagles musim lalu. Statistiknya fantastis! Pemain timnas U-21 Inggris ini mencatatkan 129 tekel. Itu jumlah tertinggi di antara para bek sepanjang Liga Primer 2018/19. Kendati kerap menjegal lawan, Wan-Bissaka tergolong minim melakukan pelanggaran.


Baca Juga :
- Maguire Disamakan dengan Ferdinand, Mantan Gelandang MU Ini Bilang Berbeda
- Sebelum ke MU, Maguire Dapat Tawaran dari Manchester City, Gajinya Lebih Besar

Dalam 35 penampilannya, ia pun hanya menerima empat kartu kuning dan satu kartu merah. Ini tergolong baik. Artinya, Wan-Bissaka tidak sembarang melepaskan tekel. Ia tahu itu memiliki risiko yang bisa merugikan timnya. Namun, Wan-Bissaka sangat pandai melihat momentum sebelum memutuskan melakukan tekel.

Kepiawaian tersebut pun dipertontonkan Wan-Bissaka di Stadion Optus pada Sabtu (13/7) lalu. Dalam pertandingan uji coba melawan Perth Glory FC yang juga menandai debutnya bersama Manchester United FC (MU), Wan-Bissaka menegaskan bahwa julukan The Spider memang layak disandangnya.

Ia melepaskan lima tekel dengan tingkat kesuksesan 100 persen saat diturunkan pelatih Ole Gunnar Solskjaer pada babak kedua. Tak hanya dari segi pertahanan, kolektivitas Wan-Bissaka pun mengundang decak kagum. Ia mencatatkan akurasi operan mencapai 94,5 persen serta membuat satu umpan kunci bagi rekannya.

MU sukses memetik kemenangan 2-0 dalam partai pramusim perdananya di Australia. Wan-Bissaka pun turut senang bisa turut berkontribusi. Tentu saja, ini baru awal bagi pemain yang diboyong Setan Merah dengan banderol 50 juta paun (sekitar Rp877 miliar) tersebut. Ia pun menyadari hal itu.

“Ini baru permulaan. Bagi saya, hal terpenting adalah terus berusaha memberikan performa terbaik untuk tim dalam setiap kesempatan dan mencoba berkembang sebagai pemain,” kata Wan-Bissaka. “Saya ingin mendorong diri sendiri untuk dapat mencapai potensi maksimal.”

Kecepatan serta insting spesial bek kelahiran 26 November 1997 itu dalam melepaskan tekel pula yang membuat Solskjaer mendesak manajemen MU merekrutnya. Pelatih Setan Merah ini melihat potensi besar Wan-Bissaka. Solskjaer merasa pemain anyarnya tersebut bisa menjadi pahlawan di Old Trafford.

Namun yang lebih penting adalah Wan-Bissaka memiliki kriteria yang dibutuhkannya untuk dapat membangun kembali kejayaan MU. Mungkin kehadirannya tidak akan serta merta membawa Setan Merah meraih trofi. Tetapi paling tidak, Wan-Bissaka bakal vital dalam membantu Solskjaer membuat permainan tim lebih baik.


Baca Juga :
- Daniel James: Saya Tidak Frustrasi meski Belum Starter
- Peluang Fred Masuk Tim Inti MU Masih Terbuka

“Dalam sepak bola modern, kecepatan, konsistensi, energi, dan kemampuan membaca pertandingan mutlak dibutuhkan setiap tim untuk bisa bersaing. Saya pikir kehadiran Aaron (Wan-Bissaka) akan memberikan itu bagi MU,” kata Solskjaer.***

Statistik Debut Aaron Wan-Bissaka bersama MU
(vs Perth Glory)
Menit bermain: 45
Total operan: 37
Operan sukses: 35
Akurasi operan: 94,5%
Operan kunci: 1
Tekel: 5
Tekel sukses: 100%

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA