#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Striker Gaek Temperamental Itu Kembali ke La Liga
17 July 2019 13:09 WIB
Memilih Granada sebagai klub kedelapan dalam kariernya, Soldado berharap menemukan kembali level terbaiknya.

ROBERTO Soldado kembali. Salah satu pemain paling menjanjikan Real Madrid di eranya itu direkrut Granada FC, klub promosi La Liga 2019/20. Bergabungnya penyerang 34 tahun itu ke klub Andalusia setelah dua musim bersama tim Turki Fenerbahce bukanlah hal yang mengejutkan. Kariernya mengalami penurunan sejak meninggalkan Valencia CF, 2013 lalu dan kini berharap bisa kembali memperlihatkan kualitas terbaiknya paling tidak sebelum dia pensiun.

Granada sendiri akan menjadi klub kedelapan dalam karier Soldado. Kendati bukan hal mengejutkan namun keputusannya memilih Granada jelas menimbulkan banyak pertanyaaan lantaran beberapa klub mapan La Liga masih meminatinya. El Grana (julukan Granada) sendiri mendapatkannya secara gratis dari Fenerbahce SK, dia dikontrak hanya hingga Juni 2020 dengan opsi penambahan semusim lagi.


Baca Juga :
- Odegaard Kepingan yang Hilang
- Madrid Paham Bagaimana Mengelola Superstar

Sejatinya ia punya kesempatan untuk menandatangani kontrak semusim lagi di Fenerbahce, tapi ditolaknya. Sebelum Fenerbache, Soldado merumput di Villarreal (2015-2017), juga Tottenham Hostpurs (2013-2015), Valencia CF (2010-2013), Getafe CF (2008-2010), dan Real Madrid (2006-2008). Semasa masih di Madrid, Soldado sempat dipinjamkan ke CA Osasusa.

Meski tak lagi muda, Granada tetap untung mendapatkan Soldado karena jam terbang tingginya. Penyerang ini punya rapor 110 gol dari 245 laga La Liga. Pemain yang dikenal temperamental ini juga berambisi mengembalikan versi terbaiknya setelah performa naik turunnya sejak meninggalkan Valencia, 2013 lalu.

Pemilihan Granada sendiri berkaitan dengan keluarganya. Striker setinggi 180 cm ini sejatinya memiliki ikatan dengan Nazaries (julukan lain Granada), sebab punya darah keturunan Algarinejo, salah satu kota yang terletak di Provinsi Granada. Ia memang dilahirkan di Valencia pada 27 Mei 1985 silam, meski begitu situasi saat itu keluarganya dalam posisi bermigrasi.

Ayah Soldado, bahkan hingga kakek dan tarik ke atas silsilah keluarganya, semua dilahirkan di Algarinejo. Tapi sebelum eks bomber tim nasional Spanyol ini lahir, terjadi penumpukan penduduk di kota seluas 92 hektar tersebut. Kala itu ada lima ribu orang hidup di sana. Jumlah yang bahkan dua kali lipatnya dari populasi kini (2.591 orang).

Soldado sendiri terus menjaga hubungan baiknya dengan Algirejo. Pada 2012, sebagai pemain Valencia ia bertandang ke Stadion Los Carmenes, kandang Granada, dan mendapatkan penghormatan. Ia merupakan sebuah kebanggaan, apalagi karena sepak terjangnya yang tak bisa diremehkan bersama timnas era asuhan Vincente Del Bosque.

Karenanya, wajar jika ada isu Soldado rela gabung Granada dengan memangkas setengah gajinya di Fenerbahce, yang padahal menawarkannya main semusim lagi. “Akhirnya semua jelas. Saya akan bergabung. Saya punya banyak keinginan dan saya harap Anda sama bersemangatnya seperti saya,” katanya berpesan ke fan Nazaries. Di Granada, dikelilingi keluarganya, Soldado begitu antusias dan bahagia dan berharap bisa menemukan kembali versi terbaiknya sebagai penyerang.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 


Baca Juga :
- ​​​​​​​Memberi Banega Tempat
- Soal Neymar, Peluang Barca Menipis

ANGKA

3: Valencia jadi tim yang paling lama dibela Soldado (tak termasuk tim-tim muda Madrid) yakni tiga musim; gabung 1 Juli 2010 dan pergi 5 Agustus 2013.

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA