#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Tottenham Mau Saja Tampung Bale asal sang Pemain Bersedia Digaji Setengah
17 July 2019 13:23 WIB
MADRID – Setelah berminggu-minggu sejak bursa transfer 2019 dibuka, Real Madrid akhirnya mendapatkan tawaran untuk Gareth Bale. Tottenham Hotspur yang noteben mantan klub pemain sayap Wales ini bersedia menampungnya kembali, dengan beberapa syarat.

Keputusan pelatih Zinedine Zidane memang sudah bulat tak ingin menyertakan Bale dalam megaproyek yang dibangunnya. Karenanya sejak awal Madrid telah bejuang untuk bisa menjualnya. Berbagai isu operasi pun bermunculan. Dari Manchester United yang dulu punya ketertarikan, hingga peluang ke Cina beberapa waktu lalu, namun semuanya bias begitu saja.

Sekarang ceritanya mungkin akan berbeda, sebab tawaran yang ada terbilang serius. Berbagai media Spanyol baru saja menguak bahwa telah ada komunikasi yang dilakukan Tottenham, yang bahkan sudah terjalin sejak beberapa pekan lalu. Tim yang dilatih Mauricio Pochettino itu bersedia membayar hingga 60 juta euro (sekitar Rp985,8 miliar) ke Madrid.


Baca Juga :
- Odegaard Kepingan yang Hilang
- Madrid Paham Bagaimana Mengelola Superstar

Untuk kelanjutannya, untuk Bale gaji kembali menjadi hambatan. Klub berjuluk Spurs itu menyatakan tak mampu membayar 17 juta per musim yang didapatnya di ibu kota Spanyol. Upahnya nanti bisa terpangkas sampai setengahnya. Tapi momen manis yang pernah terukir sebelumnya di sana (Juli 2007-September 2013) dapat mengatasi “permasalahan” itu.

Sementara bagi Madrid, angka yang ditawarkan jelas sangat jatuh dari besaran nominal yang mereka bayarkan untuknya dulu; 101 juta euro. Selain itu tim berjuluk Los Merengues ini juga harus mengeluarkan 25 juta euro, sebagai denda dari pemutusan kontrak The Cardiff Express – julukan Bale– yang sejatinya masih tersisa tiga musim lagi; habis 30 Juni 2022.

Kendati begitu, tim yang dipresideni Florentino Perez ini bisa saja luluh dan rela merugi demi melepasnya. Sejak awal sudah jelas bahwa jebolan Akademi Southampton itu tak diinginkan Zidane dan hanya memberi beban gaji. Klub juga perlu menambah pemasukan hingga 100 juta euro dari penjualan demi kestabilan finansial usai banyak membeli pemain.

Menariknya, saat melakoni agenda klub sekarang ada perubahan perilaku yang ditunjukan winger asal Wales itu di pramusim kali ini. Bale yang baru saja berulang tahun ke-30 kemarin (16 Juli), terlihat lebih positif ketimbang sebelumnya. Tak pernah terlihat sebelumnya ia tampil dengan pembawaan baik plus citra manis di antara para pemain lainnya.

Jonathan Barnett selaku agen sang pemain memang telah banyak menasihati dan memberi dorongan untuk berubah jadi lebih baik selama libur musim panas ini. Pria 69 tahun itu menjelaskan bahwa meski masih berada dalam tim, kondisi yang akan dijalani Bale tak akan mengenakan, sehingga ia perlu mengubah diri jadi lebih baik lagi untuk menghadapi itu.

Hasilnya, Bale yang ada sekarang tampil dengan pembawaan ceria. Ia tertawa, begitu terbuka, dekat, hangat, dan jenaka kepada para pemain Los Merengues lainnya. Terutama ke para pemain yang menonjol seraya Eden Hazard atau Sergio Ramos, yang menunjukkan bahwa dirinya kini mau “disorot”. Dalam persiapan fisik, ia pun ada pada baris terdepan.

Barnett mengajarkan kepadanya lebih baik terlambat daripada tak pernah sama sekali. Indisipliner memang jadi salah satu penyebab ia tidak masuk bagian megaproyek Madrid. Zidane sempat sangat geram saat Bale membuang lima menit untuk persiapan saat disuruh pemanasan kala hendak dimainkan di akhir laga lawan Paris Saint Germain, Februari 2018.*** TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER


Baca Juga :
- Soal Neymar, Peluang Barca Menipis
- Sisi Kiri Kekuatan Baru Sevilla

 

SOROT
Demi menghindari sanksi FIFA, Real Madrid memiliki 56 hari sebelum bursa transfer musim panas Eropa ditutup (khusus Inggris), untuk menstabilkan keuangan mereka; menjual setelah membeli pemain.

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA