#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Jeda Musim Panas, Marquez Masih Jadi Favorit
17 July 2019 13:50 WIB
LONDON – Pembalap MotoGP sedang menikmati jeda musim panas setelah melewati ketatnya persaingan pada paruh pertama, musim ini. Salah satu media asal Inggris, Crash.net melakukan penilaian terhadap performa masing-masing rider setelah melakoni sembilan putaran awal. 

Marc Marquez (Repsol Honda) yang juga memimpin klasemen, paling konsisten dengan penilaian tertinggi. Merujuk pada sembilan lomba, rata-ratanya 8,77 dengan indikator penilaian 1-10. Meski terjatuh di Grand Prix (GP) Amerika Serikat (AS), 14 April lalu, ia konsisten di delapan lomba lain.

Pria asal Spanyol tersebut memang berstatus pembalap tercepat di hampir setiap sirkuit. Fakta ini membuatnya makin sulit dikalahkan oleh rival seangkatan atau pembalap-pembalap di usua 20-an. Tapi, kinerja yang diperlihatkannya saat ini melalui proses dan pembelajaran yang panjang.


Baca Juga :
- Hasil Lengkap Kualifikasi MotoGP Jepang: Marquez Pole Position, Rossi Posisi 10
- Marquez Jajaki Target MotoGP 2020

Tahun ini, Marquez tak sekadar agresif dan mulai bisa mengendalikan dirinya di lintasan. Hal itu membuatnya lebih efisien saat balapan. Padahal, sebelumnya, ia jadi salah satu yang paling sering terjatuh di MotoGP. Namun, musim ini, ia berhasil meminimalisasi peluang jatuh dan tampil lebih baik.

“Tahun-tahun sebelumnya, baju balap saya selalu baru karena jatuh di hampir setiap akhir pekan. Sejak lomba di Sirkuit Le Mans, Prancis, kecuali tes di Montmelo, saya tak pernah lagi melakukan itu. Semoga bisa lebih baik lagi dan berusaha memenangi lomba lebih banyak,” kata Marquez.

Kesalahannya di GP AS membuat Marquez belajar untuk lebih fokus dan tidak terburu-buru. Perbaikan itu ia tunjukkan pada lomba terakhir di Sirkuit Sachsenring, Jerman, 7 Juli lalu. Kini, ia pun memimpin klasemen dengan keunggulan yang cukup besar dari posisi kedua, Andrea Dovizioso.

“Kami selalu melihat masa depan dan melanjutkan pekerjaan. Sekarang, kami memikirkan apa yang bisa ditingkatkan, memikirkan target yang sama di Sirkuit Brno (Rep Ceko), yakni memenangi balapan yang selalu jadi target kami. Tapi, kami akan pergi tanpa memikirkan keunggulan poin,” kata Marquez.

Tapi, rekan setim Jorge Lorenzo itu wajib mewaspadai rival baru yang sukses membuat kejutan, musim ini. Salah satunya pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, yang cukup diperhitungkan. Berdasarkan penilaian Crash.net, ia memiliki nilai rata-rata delapan atau tepat di bawah Marquez.

Pada tiga lomba terakhir, Quartararo mampu bersaing di barisan terdepan. Meski baru dua kali naik podium, musim ini, ia bertekad menaikkan level lomba. “Saya belum bisa bertarung dengan pembalap hebat seperti Marquez dan Valentino Rossi. Tapi, saya begitu menantikannya,” ujar Quartararo.

Dovizioso yang memperkuat Mission Winnow Ducati ada di urutan ketiga dengan rata-rata 7,61 karena performanya menurun dalam beberapa putaran terakhir. Lalu, ada Maverick Vinales dengan rata-rata 7,55. Menariknya, rekan setim Rossi itu menunjukkan peningkatan performa, akhir-akhir ini.


Baca Juga :
- Keuntungan yang Diraih Brasil Jika Menggelar Balapan MotoGP
- Wawancara Eksklusif Marc Marquez: Saya Ingin Bersenang-senang

Munculnya nama Pol Espargaro di lima besar juga menjadi kejutan karena ia belum meraih podium, musim ini. Tapi, RC16 milik Red Bull KTM Racing, memperlihatkan peningkatan dan membuat tim ini jadi lawan kuat di papan tengah. Namun, konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah terbesar mereka.

Espargaro pun ingin tim membenahi masalah pada ban yang terlalu cepat habis saat lomba. “Rasanya, ban hanya bertahan 15 lap dan setelah itu benar-benar hancur. Ini sesuatu yang sangat mengkhawatirkan, bukan konsumsi ban yang normal. Jadi, kami perlu mempelajari apa yang terjadi,” kata Espargaro.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA