#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kubo dan Abe Masuk Sejarah Madrid dan Barca
17 July 2019 14:08 WIB
DALAM sesi latihan yang digelar Real Madrid di Montreal, Kanada, ada 11 utusan khusus dari pers Spanyol. Selain itu, juga terdapat 15 reporter dan juru kamera dari Asia untuk meliput seluruh kegiatan pramusim Los Blancos. Mereka tidak hanya menyoroti Gareth Bale, Eden Hazard, atau pemain bintang Madrid lainnya, melainkan juga untuk meliput Takefusa Kubo, pemain 19 tahun yang baru-baru ini direkrut Madrid.

Kedatangan Kubo di kubu Los Blancos cukup menuai perhatian. Dia disebut-sebut sebagai “Messi-nya Jepang” oleh sejumlah media negeri Sakura tersebut. Kubo direkrut dari Yokohama Marinos setelah sebelumnya pernah bermain bersama tim muda FC Barcelona B. Di sisi lain, Barca juga melakukan hal serupa dengan merekrut Hiroki Abe dari Kashima Antlers.

Singkatnya, dua klub besar asal Spanyol ini dalam kurun waktu hanya satu bulan memutuskan untuk merekrut pemain muda asal Jepang. Pendatangan keduanya menjadi pemain Jepang pertama dalam sejarah kedua klub. Sejumlah pihak mungkin berpikir bahwa hal ini merupakan suatu kebetulan, tetapi ini cukup aneh. Atau beberapa orang ada juga mengatakan bila tren ini sedang booming mengingat keuntungan yang ditawarkan cukup menjanjikan.


Baca Juga :
- Gemilang saat Lawan PSG, Pemuda Stade Rennes Ini Langsung Dipantau 3 Klub Inggris
- Rafinha Selalu Bisa Bangkit

Tetapi mengapa Jepang? Kebanyakan alasannya adalah karena Jepang bisa dibilang merupakan satu-satunya negara yang memberikan atensi lebih kepada La Liga. Berbeda dengan Liga Primer Inggris yang lebih populer di Cina, India, dan Asia Tenggara. Atau Seri A yang terkenal di Timur Tengah dan sejumlah negara lain di Asia.

Untuk Barcelona, di mana tim akan melangsungkan laga persahabatan di Tokyo dan Kobe pada musim panas ini, kehadiran dari pemain asal Jepang bisa mendongkrak nilai dari Rakuten, perusahan E-Commerce yang menjadi sponsor mereka. Di samping apakah ini kepentingan komersial atau bukan, yang jelas baik Kubo maupun Abe adalah pemain yang potensial. Keduanya memiliki prospek yang cerah.

Manfaat yang bisa didapatkan dengan memiliki pemain asal Jepang tak perlu dikhawatirkan lagi. Sebagai contoh, SD Eibar. Selama tiga tahun memiliki Takashi Inui, peringkat mereka di klasemen La Liga bisa terdongkrak. Tim berjuluk Los Armeros membelinya bukan disebabkan atas alasan tertentu, melainkan karena rekomendasi dari Jose Luis Mendilibar. Selain itu, Eibar melakukannya demi meningkatkan popularitas tim di dunia, juga membangun kerja sama dengan perusahaan asal Jepang.


Baca Juga :
- Marcelo Menjawab Tantangan Zidane
- Klasemen La Liga Pekan Pertama, Real Madrid Teratas, Barcelona Lapis Bawah

Sebagai informasi, Eibar adalah klub ketiga, setelah Barcelona dan Madrid, yang mendapatkan atensi tertinggi di Jepang. Antusiasme yang diberikan cukup tinggi, hingga dalam banyak pertemuan di laga kandang, satu-satunya wartawan yang menemani Eibar adalah orang Jepang. Perhatian tinggi yang diberikan oleh penonton asal Jepang tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Eibar.

Untuk La Liga sendiri, sebenarnya ada banyak contoh. Yang terbaru misalnya adalah Deportivo Alaves. Klub berjuluk Los Babazorros itu mencapai kesepakatan kerja sama dengan klub asal Jepang, Kaoshima United beberapa bulan yang lalu. Sekarang Madrid dan Barcelona mencoba untuk melakukan hal serupa demi mendapatkan keuntungan seperti Eibar atau Alaves. *CR5

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA